BI Purwokerto Berikan Beasiswa Kepada 125 Mahasiswa

Beasiswa kepada 125 mahasiswa dengan nominal Rp 1.000.000 tiap bulan diberikan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Purwokerto kepada keluarga kurang mampu dan berprestasi dari Program Sosial Bank Indonesia (PSBI), Jumat (12/6). (Foto: Serayunews)

Purwokerto, Banyumas – Beasiswa kepada 125 mahasiswa dengan nominal Rp 1.000.000 tiap bulan diberikan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Purwokerto kepada keluarga kurang mampu dan berprestasi dari Program Sosial Bank Indonesia (PSBI).

Kebijakan penambahan pemberian beasiswa tahun 2020, merupakan salah satu wujud kepedulian dan empati kepada masyarakat yang terdampak pandemi covid-19, Jumat (12/6).

“Pemberian beasiswa Bank Indonesia untuk meningkatkan motivasi belajar serta mendukung keberlangsungan studi mahasiswa. Di samping itu, melanjutkan harapan bagi mahasiswa yang mempunyai prestasi (potensi) akademik untuk dapat menempuh serta menyelesaikan pendidikan tinggi,” kata Samsun Hadi mengatakan selaku Kepala Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto.

Samsun juga mengatakan bahwa program beasiswa BI tidak terbatas pada pembiayaan untuk mendukung biaya pendidikan, tunjangan studi maupun biaya hidup. Para mahasiswa penerima beasiswa BI juga diwadahi oleh komunitas Generasi Baru Indonesia (GenBI).

Dalam komunitas GenBI para penerima beasiswa mendapatkan berbagai pelatihan secara berkala, terencana dan terarah guna meningkatkan kompetensi individu serta menpembanpkan karakter dan jiwa kepemimpinan agar mampu menjadi insan unggul dan berdaya saing.

“Proses seleksi penerima beasiswa tahun 2020 melibatkan pihak akademisi dari masing-masing perguruan tinggi dan Bank Indonesia. Peserta yang lolos seleksi didapatkan sebanyak 50 mahasiswa dari IAIN dan 75 mahasiswa dari Unsoed Purwokerto yang terpilih untuk mendapatkan beasiswa Bank Indonesia tahun 2020,” tambah Samsun.

Seluruh penerima beasiswa berasal dari keluarga berlatar belakang ekonomi kurang mampu dengan komposisi sebanyak 64 persen berasal dari wilayah eks Karedisidenan Banyumas.

Samsun juga mengatakan bahwa di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini, Samsun berharap bantuan beasiswa tersebut dapat membantu meringankan mahasiswa dan keluarga yang kurang mampu untuk dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung proses belajar.

Beasiswa Dorong Motivasi Belajar Mahasiswa

Pendidikan merupakan salah satu hal yang terpenting dalam kehidupan. Ini berarti bahwa setiap manusia berhak mendapat dan berharap untuk selalu berkembang dalam pendidikan. Memperoleh pendidikan yang berkualitas adalah dasar untuk meningkatkan kehidupan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.

Muncul harapan bagi orang-orang yang kurang mampu dalam segi finansial yaitu banyaknya tawaran beasiswa. Beasiswa dapat menjadi penolong ditengah mahalnya biaya pendidikan. Dengan adanya beasiswa dapat membantu meringankan beban pengeluaran biaya.

Beasiswa adalah dukungan biaya pendidikan yang diberikan kepada mahasiswa untuk mengikuti dan/atau menyelesaikan Pendidikan Tinggi berdasarkan pertimbangan utama prestasi dan/atau potensi akademik. (Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemaha-siswaan, 2015:1).

Beasiswa merupakan suatu bentuk penghargaan yang berupa pemberian dan dukungan biaya pendidikan yang diberikan kepada mahasiswa yang masih aktif mengikuti pekuliahan di suatu perguruan tinggi atas keunggulan yang dimiliki mahasiswa tersebut baik secara intelektualitas maupun personalitas.

Motivasi belajar adalah keseluruhan daya penggerak dalam diri siswa yang menimbulkan kegiatan belajar, yang menjamin kelangsungan dari kegiatan belajar dan memberikan arah pada kegiatan belajar, sehingga tujuan yang dikehendaki oleh subyek belajar itu dapat tercapai (Sardiman, 2014: 75).

Motivasi belajar tidak selalu datang dengan sendirinya dari dalam diri. Motivasi belajar dapat dipengaruhi oleh banyak faktor baik itu dari dalam maupun dari luar. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi motivasi belajar.

Faktor yang mempengaruhi motivasi belajar pada siswa adalah: tingkat motivasi belajar, tingkat kebutuhan belajar, minat dan sifat pribadi. Keempat faktor tersebut saling mendukung dan timbul pada diri siswa sehingga tercipta semangat belajar untuk melakukan aktivitas sehingga tercapai tujuan pemenuhan kebutuhannya, (Sardiman, 2014:92).

Dengan adanya beasiswa akan memunculkan individu yang memiliki motivasi belajar tinggi dalam akademik mahasiswa. Hal tersebut karena adanya dorongan ekonomi yang menunjang aktivitas belajar mahasiswa dan adanya tuntutan untuk terus berprestasi dan mempertahankan prestasi yang sudah diraih dari syarat beasiswa sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian beasiswa akan mendorong motivasi belajar yang tinggi.