Jutaan Rupiah dari Ternak Perkutut Dan Tekukur

Pemuda asal Desa Kalirancang RT 01 RW 06 Kecamatan Alian bernama Ibnu Nadzir ini mengaku bila usaha ternak burung Perkutut dan Tekukur warna miliknya cukup menjanjikan, Minggu (31/05). (Foto: Pemkab Kebumen)

Kebumen – Pemuda asal Desa Kalirancang RT 01 RW 06 Kecamatan Alian bernama Ibnu Nadzir ini mengaku bila usaha ternak burung Perkutut dan Tekukur warna miliknya cukup menjanjikan, Minggu (31/05).

Pria yang berprofesi sebagai guru honorer di SMP Negeri 3 Kebumen ini menjelaskan, bahwa dari kecintaannya terhadap burung, saat ini dirinya telah memiliki 20 pasang burung Perkutut dan 10 pasang burung Tekukur warna.

“Sekarang dari usaha penangkaran burung yang telah dilakoninya selama 4 tahun ini saya memiliki pelanggan yang tak hanya datang dari Kebumen namun juga dari berbagai kota besar lain,”   ujar Ibnu pemilik penangkaran Sowol Bird Farm

Dari usaha yang ia tekuni di sela sela pengapdiannya sebagai guru honorer ini dia mengaku bisa mendapatkan penghasilan yang cukup dengan nominal hingga jutaan rupiah.

Strategi Pengelolaan UMKM di Masa Krisis

Strategi pengelolaan keuangan bagi pemilik UMKM yang bertujuan untuk mendorong pemilik usaha untuk bertahan di tengah tantangan perekonomian di masa krisis yang terjadi.

Pertama, manfaatkan media sosial sebagai media utama pemasaran. Media sosial dapat menjadi salah satu cara dalam mempromosikan produk atau usaha yang dimiliki. Banyak UKM di yang saling bantu usaha satu sama lain, mulai dengan aktif menceritakan produk atau usahamu, memberikan promo, hingga minta bantuan teman untuk promosikan usaha.

Kedua, Memastikan arus kas terjaga dengan baik. Arus kas menjadi unsur penting dalam bisnis sehingga pemilik usaha harus mampu mengelola keuangannya, oleh sebab itu software akuntansi online, bisa membantu usaha membuat dokumen penagihan dan pembayaran dengan mudah. Faktur dapat dikirim atau diterima otomatis melalui e-mail sebagai pemberitahuan resmi kepada mitra usaha untuk melakukan transaksi tanpa perlu bertemu pelanggan secara fisik.

Ketiga, merencanakan ulang pendapatan dan memangkas anggaran biaya. Merombak kembali rencana anggaran biaya. Pemilik usaha harus dapat memilah pos anggaran mana yang menjadi prioritas dan melakukan penyesuaian budget dengan kondisi yang terjadi.

Keempat, selalu mengawasi, memanajemen dan monitor transaksi bisnis dengan baik. Lakukan transaksi perbankan secara online. Melalui kemudahan online, pemilik usaha dapat melakukan rekonsiliasi bank secara otomatis tanpa harus mengunjungi kantor secara fisik.

Kelima, memperhatikan kondisi persediaan barang. Mengitung dan memastikan persediaan barang secara berkala dan real time. Menggunakan aplikasi online, pemilik usaha dapat  menghitung persediaan barang sekaligus juga mengetahui harga jual beli rata-rata, dan menginformasikan ketersediaan stok kapan pun dilakukan pengecekan (Standie, 2020).