Dinas Pendidikan Banyumas Perpanjang Masa Belajar di Rumah

inas Pendidikan Banyumas memperpanjang masa pembelajaran di rumah sampai 30 Juni 2020, Kamis (28/5). (Foto: youtube)

Banyumas – Irawati selaku Kepala Dindik Kabupaten Banyumas mengatakan bahwa perpanjangan masa belajar di rumah. Keputusan ini mengacu pada Surat Edaran (SE) Bupati Banyumas yang memperpanjang status tanggap darurat bencana non-alam Covid-19, Kamis (28/5). Dinas Pendidikan Banyumas memperpanjang masa pembelajaran di rumah sampai 30 Juni 2020.

“Bapak Bupati sudah mengeluarkan surat edaran yang memperpanjang masa tanggap darurat Covid-19 di Banyumas yang semula awal bulan Juni nanti sudah mulai masuk sekolah, sehingga kita tunda terlebih dahulu dan siswa baru masuk pada awal bulan Juli nanti,” katanya,

Perpanjangan masa belajar di rumah tersebut tertuang dalam surat edaran Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas nomor 422.4/2876/2020 tentang perpanjangan bekerja dari rumah dan belajar dari rumah.

Ketentuan tersebut berlaku bagi seluruh penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) serta Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP).

Irawati juga mengatakan, pihaknya meminta agar seluruh sekolah mematuhi aturan tersebut, dan jika masa tanggap darurat Covid-19 sudah selesai, maka kegiatan belajar-mengajar di sekolah diperbolehkan dibuka. Namun, dengan ketentuan sekolah harus memenuhi berbagai persyaratan protap kesehatan.

Antara lain, wajib menyediakan tempat cuci tangan dan sabun serta hand sanitizer pada setiap ruang kelas, semua siswa dan guru wajib menggunakan masker, diterapkan physical distancing di kelas serta menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan sekolah.

“Sekolah juga mempunyai kewajiban untuk mendisplinkan para siswa untuk mematuhi aturan protap kesehatan,” terangnya.

Sementara itu, salah satu guru di SMP Boarding School Putera Harapan Purwokerto, Siti Nutjanah mengatakan, pihaknya sudah mendapat pemberitahuan dari Dindik Kabupaten Banyumas terkait program pembelajaran di rumah yang diperpanjang. Pihak sekolah, lanjutnya, juga sudah menyiapkan materi pembelajaran serta materi untuk tes bagi siswa di rumah.

Pembangunan Nasional Melalui Penguatan SDM

Pembangunan nasional meiputi seluruh bidang kehidupan yaitu di bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, maupun pembangunan di bidang lainnya. Keberhasilan dalam pembangunan ditentukan terutama oleh kualitas sumber daya manusia, baik yang mengambil keputusan, penentu kebijakan maupun pelaksana di sektor terdepan. Hal ini menunjukkan bahwa unsur manusia menjadi penggerak dalam roda pembangunan.

Pendidikan sangat penting bagi Negara dan bangsa Indonesia. Sebab, dengan pendidikan kita dapat mencerdaskan kehidupan bangsa. Pendidikan akan berarti dan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia bilamana pendidikan tersebut memiliki sistem yang berkualitas dan relevan dalam pembangunan, oleh karena itu kualitas pendidikan merupakan kebijakan dan program yang harus dilaksanakan secara optimal (Depdiknas, 2001:1).

Sekolah berperan besar dalam pengembangan berbagai aspek dari anak didik, apa lagi dengan kondisi yang seperti sekarang, yaitu untuk pengembangan kualitas sumber daya manusia, tentu saja sekolah menjadi ujung tombak dan mempunyai peran yang sangat strategis.

Melalui bidang pengajaran, sekolah membantu anak didik mengembangkan kemampuan intelektual dan keterampilan kerja, sehingga anak didik memiliki keahlian untuk bekerja dan ikut membangun bangsa dan Negara.

Pendidikan yang diselenggarakan untuk melanjutkan dan meluaskan pendidikan dasar serta mempersiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan mengadakan hubungan timbal balik dengan lingkungan sosial, budaya, alam sekitar serta dapat mengembangkan kemampuan lebih lanjut dalam dunia kerja atau Pendidikan tinggi dikenal sebagai pendidikan menengah.

Dinas Pendidikan dapat melakukan perannya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah-sekolah seluruh Indonesia. Hal tersebut dapat dilakukan melalui program – program kegiatan yang dilaksanakan seperti peningkatan kualitas tenaga kependidikan yang meliputi pelatihan, penyediaan dana BOSDA, kemudian penyediaan sarana dan prasarana pendukung pendidikan serta penetapan dan pengembangan kurikulum.