Pramuka Banyumas Bagikan 800 Masker

Banyumas, mengadakan kegiatan sosialisasi penggunaan masker dan membagikan masker untuk masyarakat. Kegiatan digelar Kamis (09/04) di depan Sanggar Bakti Pramuka Kwarcab Banyumas, Simpang RS Geriati, Pasar Cermai, Pasar Manis, dan sekitar kota Purwokerto. (Foto: Pemkab Banyumas)

Banyumas – Masyarakat Banyumas saat ini diwajibkan mengenakan masker apalagi kalau keluar rumah. Bahkan bagi mereka yang tidak mengenakan masker akan mendapatkan denda. Melihat kebutuhan masker ditengah tengah masyarakat Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab)

Banyumas, mengadakan kegiatan sosialisasi penggunaan masker dan membagikan masker untuk masyarakat. Kegiatan digelar Kamis (09/04) di depan Sanggar Bakti Pramuka Kwarcab Banyumas, Simpang RS Geriati, Pasar Cermai, Pasar Manis, dan sekitar kota Purwokerto.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengkampanyekan pentingnya pemakaian masker serta mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19). Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan pengurus kwarcab, Pramuka Peduli, Dewan kerja dan Pusdiklatcab Kwarcab Banyumas.

Sektretaris Kwarcab Banyumas, Pudjatman Agung menjelaskan bahwa sisialisasi pencegahan Covid-19 dan Pembagian masker serta brosur dan leaflet terkait Covid 19, sebagai wujud peran serta Pramuka Banyumas dalam menekan penyebaran virus corona.

“Hal ini sesuai dengan anjuran dari pemerintah pusat agar semua elemen masyarakat saling mendukung dan mengingatkan,” katanya.

Ada beberapa titik lokasi sebagai tempat pembagian, tujuannya agar biar lebih merata. Pembagian 800 masker ini hasil dari donasi Andalan Kwarcab, Bumbung Kemanusiaan Pramuka Peduli Kwarcab Banyumas, dan sumbangan dari berbagai pihak.

Sementara Ketua Kwarcab Banyumas Achmad Supartono mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Pramuka Banyumas yang sudah menyempatkan diri berbakti, berbagi, dan peduli untuk ikut Sosialisasi Pencegahan Covid 19 , Sosialisasi perlunya pemakaian masker, dan Pembagian masker secara gratis, serta pembagian leaflet tentang perlunya memakai masker.

“Sosialisasi mengacu pada apa yang sudah disampaikan Bupati. Sedangkan pembagian masker diprioritaskan untuk masyarakat miskin, bukan untuk pengendara mobil atau pemilik toko,” katanya.

Upaya Menumbuhkan Kepedulian Sosial Melalui Pendidikan Pramuka

Persoalan karakter dan pendidikan karakter menjadi persoalan yang selalu diperbincangkan oleh masyarakat Indonesia, terutama oleh para penggiat pendidikan. Indikasi bahwa persoalan karakter ini penting adalah maraknya tindakan dan perilaku masyarakat yang jauh dari nilai-nilai karakter mulia.

Peran pemerintah dalam membangun karakter bangsa amat penting, khususnya melalui pembuatan undang-undang dan peraturan yang menjamin semakin kokoh dan tegaknya karakter bangsa. Karena tekanan norma-norma kehidupan global, tidak jarang peran pemerintah menjadi ambivalen.

Upaya yang dapat dilakukan untuk pembinaan karakter siswa di lembaga pendidika di antaranya adalah dengan memaksimalkan kualitas pembelajaran di kelas dan juga kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung penanaman nilai-nilai karakter siswa di sekolah seperti kegiatan pramuka.

Peran kegiatan kepramukaan dalam membentuk karakter pada siswa dilaksanakan melalui peran pembina pramuka sebagai mitra yaitu sebagai pembimbing, memberikan dukungan dan memfasilitasi siswa dengan kegiatan yang modern, menarik, dan menantang.

Sementara pelaksanaan roda organisasi dan kegiatan diserahkan oleh penegak sendiri berdasarkan moto penegak dari, oleh, dan untuk penegak.

Pendidikan Kewarganegaraan juga dapat dijadikan basis untuk pembinaan karakter siswa, terutama di samping untuk menumbuhkan kesadaran siswa untuk menjadi warga negara yang baik sehingga dapat melaksanakan seluruh tugas dan fungsinya sebagai warga negara. Selain itu, juga memberikan pemahaman akan pentingnya memahami hak dan kewajibannya secara benar sehingga tumbuh nilai-nilai demokrasi dan nasionalisme dalam dirinya (Marzuki dan Hapsari, 2015).