Bupati Makan Bersama 3 Pasien Corona yang Sembuh

ga orang pasien positif Covid-19 dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang. Ketiganya langsung diajak makan pagi bersama Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi dan Komandan Kodim 0702 Letkol Inf. Yudhi Novrizal di pringgitan Pendopo Dipokusumo, Kamis pagi (16/4). (Foto: Pemkab Purbalingga)

Purbalingga – Tiga orang pasien positif Covid-19 dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang. Ketiganya langsung diajak makan pagi bersama Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi dan Komandan Kodim 0702 Letkol Inf. Yudhi Novrizal di pringgitan Pendopo Dipokusumo, Kamis pagi (16/4). Ketiga pasien postif corona yang sembuh dan diperbolehkan pulang adalah Agus Hariyanto warga Selabaya Kalimanah, Hartini Gunungwuled Rembang dan Wartiyah Bedagas Pengadegan.

Ketiganya sempat sebulan menjalani isolasi di RS Panti Nugroho, dan berhasil sembuh melawan virus corona yang menggerogoti tubuhnya. Hari ini Kamis 16 April 2020 dinyatakan sembuh dan mendapatkan surat keterangan sehat dari rumah sakit.

“Saya bersyukur, berbahagia mendapat laporan tiga pasien positif berhasil sembuh. Mudah-mudahan kondisi pasien positif lainnya, termasuk PDP membaik dan sembuh juga,” tutur Bupati Tiwi, saat menemani ketiganya sarapan di pringgitan.

Ketiga mantan pasien Covid 19 pulang dengan diantar Kepala Puskesmas setempat dengan ambulance. Masing-masing mendapat surat keterangan sehat dari Dinas Kesehatan, satu paket ramuan wedang uwuh dan kain batik.

Pasien Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh, Agus Haryanto (25) berpesan kepada masyarakat agar mengikuti anjuran pemerintah yang meliputi menghindari kerumunan (social distancing) maupun menjaga jarak secara fisik dengan orang lain (Physical Distancing). “Perlu dipedomani juga untuk menjaga jarak, rajin cuci tangan dengan menggunakan sabun. Dan tetap tinggal di rumah bila tidak ada kepentingan yang mendesak. Pasalnya berdasarkan pengalaman selama masa isolasi di rumah sakit, yang ada di pikiran adalah rindu pulang ke rumah,” jelasnya.

Kepada pasien lain yang masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit, Agus berpesan agar tetap menjaga semangat hidup. Karena semangat menjadi obat paling penting dalam menghadapi situasi tersebut.

Agus selama menjalani masa isolasi di rumah sakit, dimanfaatkan dengan aktivitas bermanfaat dan tetap berpikir positif. “Saya selama masa isolasi di rumah sakit, saya gunakan untuk menghapal Al Quran tamat 30 juz. Ini salah satu hal positif yang saya manfaatkan selama menjadi pasien dalam pengawasan akibat virus corona,” paparnya.

Pasien lainnya, Hartini (15) memanfaatkan kejenuhan menjadi PDP Positif Covid-19 dengan bermain HP. “Saya bosan sekali, sehingga saya seringkali main HP, termasuk pengin pesan makan melalui makanan pesan antar Go Food,” ungkapnya sambil tersenyum.

Peran Kepala Daerah Mengayomi dan Memberikan Rasa Aman Kepada Warganya

Pelayanan publik bersifat melayani kepentingan umum tanpa kecuali yang melalui peranan pemerintah bukan swasta. Dengan melalui peranan pemerintah tersedia barang milik publik yang kemudian digunakan untuk melayani kepentingan bersama.

Tanggung jawab melayani masyarakat atau pelayanan publik diwujudkan oleh kepala daerah dalam melaksanakan tugas dan fungsinya secara formal adalah sah menjadi suatu yang bersifat wajib atau menjadi keharusan seorang kepala daerah melayani kepentingan masyarakat.

Kewajiban pelayanan publik oleh kepala daerah formal dan sah dijalankan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, untuk memenuhi keinginan bersama dalam pengaturan dan penataan kepentingan-kepentingan individu atau kelompok masyarakat desa membangun kehidupan yang lebih baik adalah tujuan pelayanan publik.

Tanggung-jawab Kepala daerah dalam pelayanan public bersifat wajib berdasarkan persetujuan bersama sesuai dengan kontrak politik yang terjadi pada waktu kampanye, bahwa kepala daerah terilih telah berjanji atas kehendak sendiri bersedia melayani kepentingan masyarakat desa dengan sebaik-baiknya.

Sehingga janji politik harus dibuktikan menjadi kenyataan melalui peranan kepala daerah dalam pelayanan publik, dilihat terpenuhi kepentingan peduduk desa di bidang-bidang ekonomi, sosial, agama, keamanan dan ketertiban, administrasi, transfortasi, sarana komunikasi dan lingkungan hidup.

Keberhasilan kepala daerah diukur dari ada atau tidaknya wujud hasil kinerja pembangunan di bidang-bidang tersebut yang nyata telah meningkatkan kesejahteraan rakyat, dan kepala daerah selalu siap hadir melayani masalah yang sedang dihadapi rakyatnya dan apapun yang bersangkutan dengan kepentingan rakyatnya.

Pelayanan publik berhubungan dengan pelayanan yang masuk kategori sektor publik, bukan sector privat. Yang dimaksud dengan pelayanan publik adalah pelayanan yang diberikan oleh pemerintah kepada publik, yaitu sejumlah orang yang mempunyai kebersamaan berpikir, perasaan, harapan, sikap, dan tindakan yang benar baik berdasarkan nilai-nilai dan norma yang mereka miliki, Nurcholis Hanif (2011).

Dalam konteks pemeritah daerah, publik disini maksudnya adalah sejumlah penduduk desa atau rakyat yang tinggal dalam wilayah/desa yang mempunyai pikiran, perasaan, dan kepentingan bersama terhadap keberadaan pemerintah daerah berdasarkan nilai-nilai yang mereka pegang (Potabuga, 2015).