Gugus Tugas Sosialisasikan Covid 19 di Tamanwinangun

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Kebumen melakukan sosialisasi protokol kesehatan dan pemakaman jenazah covid 19 kepada sejumlah warga Kelurahan Tamanwinangun, Rabu (15/4). (Foto: Pemkab Kebumen)

Kebumen – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Kebumen melakukan sosialisasi protokol kesehatan dan pemakaman jenazah covid 19 kepada sejumlah warga Kelurahan Tamanwinangun, Rabu (15/4). Sosialisasi disampaikan oleh Sekretaris Gugus Tugas, Teguh Kristiyanto MT, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kusbiyantoro M.Kes didampingi Kepala Diskominfo Cokro Aminoto M. Kes selaku Koordinator Humas Gugus Tugas serta tim lainnya.

Kristiyanto MT mengatakan, sosialisasi ini untuk menjawab kekhawatiran masyarakat setempat yang tinggal berdekatan dengan Pemakaman Pemda yang pada beberapa waktu lalu telah dimakamkan salah seorang positif covid 19 di pemakaman tersebut.

“Kami sampaikan kepada mereka tak perlu khawatir terjadi penyebaran covid 19 di wilayahnya pasca pemakaman tersebut. Kami juga beri pemahaman kepada mereka, bahwa ada operasional prosedur atau protokol dalam pemakaman jenazah covid 19. Untuk jelasnya pada Sabtu (18/4) kita akan lakukan simulasi pemakaman jenazah covid 19 untuk warga tersebut. Biar mereka benar-benar paham nantinya dan tak perlu khawatir lagi terhadap jenazah covid 19 yang akan dimakamkan,” jelas Teguh Kristiyanto MT.

Pada kesempatan yang sama, Kusbiyantoro M.Kes mengingatkan masyarakat, khususnya warga setempat agar selalu mematuhi protokol kesehatan dari pemerintah. Berpola hidup bersih dan sehat, asupan makanan bergizi, hindari kerumunan, dan setiap saat cuci tangan yang bersih dengan sabun atau handsanitizer serta menggunakan masker agar tak terpapar covid 19.

Sekadar tambahan, tata cara menguburkan jenazah pasien virus corona COVID-19 sudah diatur dalam Fatwa MUI Nomor 18 Tahun 2020 dan edaran Direktoran Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia.

Dalam Fatwa MUI Nomor 18Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ibadah dalam Situasi Terjadi Wabah COVID-19, terdapat poin bahwa pengurusan jenazah terpapar virus corona harus dilakukan sesuai protokol medis dan dilakukan oleh pihak yang berwenang dengan tetap memperhatikan ketentuan syariat.

Peran Pemerintah Daerah Meningkatkan Kesehatan Lingkungan Masyarakat

Kesehatan lingkungan yang merupakan bagian dari pada kesehatan masyarakat pada umumnya, mempunyai tujuan membina dan meningkatkan derajat kesehatan dari kehidupan sehari-hari, baik fisik, mental, maupun sosial dengan cara pencegahan terhadap penyakit dan gangguan kesehatan.

Masalah kesehatan lingkungan terutama di Kabupaten-Kabupaten besar pada zaman pembangunan ini menjadi masalah yang sangat rumit dan memerlukan pemecahan secara terorganisir.

Dalam mengatasi masalah kesehtan lingkungan dibtuhkan gaya pemimpin informal, tingginya kemampuan pemimpin informal dalam menanamkan rasa loyalitas kepada masyarakat kelurahan, senantiasa berpartisipasi dalam setiap program pembangunan yang dijalankan termasuk dalam pembinaan pada masyarakat tentang masalah kesehatan lingkungan.

Lembaga kemasyarakatan, berperan aktif dalam menyukseskan setiap program pemerintah, khususnya pemerintahan dikelurahan dalam rangka meningkatkan kesehatan lingkungan.

Diharapkan supaya dalam pemberian bimbingan dan penyuluhan lebih ditingkatkan untuk mendorong munculnya partisipasi masyarakat dalam usaha-usaha yang menunjang berhasilnya kesehatan lingkungan. Kiranya Pemerintah lebih memperhatikan untuk kiranya memberi bantuan alat-alat atau bahan-bahan yang berhubungan dengan kesehatan lingkungan.

Diharapkan kepada masyarakat juga untuk menyadari agar tidak membuang sampah sembarangan atau membuang limbah karena dapat merusak lingkungan yang akan berdampak pada kesehatan (Najoan, 2013).