Upaya Pelestarian Tinggalan Budaya di Kabupaten Purbalingga

Kabupaten Purbalingga sebagai sebuah wilayah terletak di Provinsi Jawa Tengah bagian barat, yang banyak menyimpan potensi peninggalan hasil budaya, baik yang berupa hasil budaya material maupun hasil budaya non material. (Foto: Pemkab Purbalingga)

Purbalingga – Kesadaran jati diri suatu bangsa, selain karena kesamaan dalam identitas juga banyak dipengaruhi oleh pengetahuan tentang masa lalu, sehingga keberadaan kebangsaan itu pada masa kini dan proyeksinya ke masa depan bertahan kepada ciri khasnya sebagai bangsa yang tetap berpijak pada landasan falsafah dan budayanya sendiri.

Benda-benda tinggalan budaya adalah benda hasil karya cipta untuk memenuhi kebutuhan hidup dan beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya. Benda-benda tinggalan budaya sebagai unsur kebudayaan yang bersifat kebendaan sebagai warisan masa lalu.

Kabupaten Purbalingga sebagai sebuah wilayah terletak di Provinsi Jawa Tengah bagian barat, yang banyak menyimpan potensi peninggalan hasil budaya, baik yang berupa hasil budaya material maupun hasil budaya non material.

Hasil Budaya material yang ada berbentuk peninggalan prasejarah, atau situs atau peninggalan kepurbakalaan, juga peninggalan bengunan/gedung yang mengandung nilai sejarah.

Peninggalan prasejarah atau peninggalan kepurbakalaan di Kabupaten Purbalingga sebagian berbentuk hasil kebudayaan megalitik, yaitu kebudayaan yang terutama menghasilkan bangunan-bangunan dari batu besar, yang tidak dikerjakan secara halus, tetapi hanya dibuat secara kasar untuk mendapatkan bentuk yang diperlukan.

Semua bangunan ataupun benda-benda yang dibuat sebagai sarana pemujaan terhadap nenek moyang, baik berupa batu kecil ataupun kayu dapat dikatakan juga sebagai hasil budaya megalitik.

Ada beragam benda tinggalan budaya berupa benda-benda cagar budaya pada jaman megalitikum, Jaman Hindu, Budha dan Jaman Kolonial, serta menjelang Jaman Kemerdekaan. Benda-benda cagar budaya tersebut merupakan warisan yang harus tetap terjaga kelestariannya dan terlindungi.

Upaya menjaga pelestarian dan perlidungan atas benda-benda cagar budaya adalah dengan menumbuhkan kesadaran bagi masyarakat utamanya generasi muda, melalui edukasi, pelatihan. Penetapan benda tinggalan budaya dengan Surat Keputusan Bupati Kepala Daerah, juga merupakan upaya untuk pelestarian (Priyono et al., 2018).

Pentingnya Melestarikan Kebudayaan dari Nenek Moyang

Menurut Edward B. Taylor (Nuraeni dan Alfan, 2012: 17) mengatakan bahwa kebudayaan adalah satu keseluruhan yang kompleks, yang terkandung di dalamnya pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat-istiadat dan kemampuan-kemampuan yang lain serta kebiasaan-kebiasaan yang didapat oleh manusia sebagai anggota dari suatu masyarakat.

Secara umum kita mengakui bahwa Negara Indonesia merupakan negara yang memiliki berbagai macam kebudayaan dari Sabang sampai Merauke. Menurut Nuraeni (2013:26) mengatakan bahwa:”kebudayaan daerah adalah kebudayaan dalam wilayah tertentu yang diwariskan secara turun temurun oleh generasi terdahulu kepada generasi berikutnya diruang lingkup daerahnya”.

Untuk itu perlu diadakannya sosialisasi tentang betapa pentingnya melestarikan nilai-nilai budaya didalam suatau masyarakat agar budaya yang kita miliki ini tidak punah (Sintang dan Weddyawati, 2018).

  1. Culture Experience

Merupakan pelestarian budaya yang dilakukan dengan cara terjun langsung kedalam sebuah pengalaman kultural. contohnya, jika kebudayaan tersebut berbentuk tarian, maka masyarakat dianjurkan untuk belajar dan berlatih dalam menguasai tarian tersebut. Dengan demikian dalam setiap tahunnya selalu dapat dijaga kelestarian budaya kita ini.

  1. Culture Knowledge

Merupakan pelestarian budaya yang dilakukan dengan cara membuat suatu pusat informasi mengenai kebudayaan yang dapat difungsionalisasi kedalam banyak bentuk. Tujuannya adalah untuk edukasi ataupun untuk kepentingan pengembangan kebudayaan itu sendiri dan potensi kepariwisataan daerah.

Dengan demikian para Generasi Muda dapat mengetahui tentang kebudayaanya sendiri.Selain dilestarikan dalam dua bentuk diatas, kita juga dapat melestarikan kebudayaan dengan cara mengenal budaya itu sendiri.

Selain hal-hal tersebut diatas, masih ada berbagai cara dalam melestarikan budaya, menurut upaya melestarikan budaya dapat dilakukan melalui:

  1. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam memajukan budaya local
  2. Lebih mendorong kita untuk memaksimalkan potensi budaya lokal beserta pemberdayaan danpelestariannya
  3. Berusahamenghidupkankembali
  4. semangat toleransi, kekeluargaan, keramah-tamahan dan solidaritasyang tinggi.
  5. Selalu mempertahankan budaya Indonesia agar tidak punah
  6. Mengusahakan agar semua orang mampu mengelola keanekaragaman budaya lokal.