Pertamina Bantu Ambulance ke Pemkab Cilacap Dukung Perangi COVID 19

Bantuan berupa Ambulance di serahkan oleh General Manager Pertamina RU IV Joko Pranoto kepada Bupati Cilacap Tato Suwarto Pamuji, di Pendopo Wijayakusuma Sakti Senin(6/04). (Foto: Pemkab Cilacap)

Cilacap – Pertamina Refinery Unit IV kembali menunjukkan keseriusan dalam menangani penyebaran Covid-19 di Cilacap. Setelah memberikan bantuan berupa alat kesehatan ke sejumlah Rumah Sakit & Puskesmas di Cilacap,kini Pertamina RU IV kembali malalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyalurkan bantuan 1 (satu) unit mobil Ambulance kepada Pemerintah Kabupaten Cilacap. Bantuan berupa Ambulance di serahkan oleh General Manager Pertamina RU IV Joko Pranoto kepada Bupati Cilacap Tato Suwarto Pamuji, di Pendopo Wijayakusuma Sakti Senin(6/04).

Pada kesempatan tersebut Bupati Cilacap Tato Suwarto Pamuji menyampaikan terima kasih terhadap peran serta dan kepedulian perusahaan minyak milik Negara ini dalam dunia kesehatan. Terlebih saat ini kebutuhan Ambulance dan alat kesehatan lainnya menjadi sesuatu yang harus dipenuhi, mengingat penanganan penyebaran Covid-19 yang bersifat prioritas saat ini, memerlukan dukungan berupa alat kesehatan, diantaranya Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis dan kendaraan Ambulance. Oleh Bupati selanjutnya Ambulance tersebut diberikan kepada RSUD Cilacap.

Sementara menurut General Manager Pertamina RU IV Joko Pranoto mengatakan, sebagai Badan Usaha Milik Negara, Pertamina RU IV Cilacap tidak lepas dari perannya sebagai Agen Pembangunan Negara. Melalui Program TJSL nya, perusahaan minyak terbesar di Asia Tenggara ini menggandeng stakeholder berupaya menghadirkan bantuan kesehatan yang tepat guna dan tepat sasaran.

Kendaraan penunjang ambulance bermerek Wuling Confero yang merupakan LMPV ini , diperlukan agar RSUD Cilacap dapat mengirimkan pasiennya ke rumah sakit dan fasilitas kesehatan sekitar dalam keadaan darurat atau bahkan ke luar daerah Cilacap. Saat ini Pertamina terus melakukan berbagai upaya untuk melakukan pencegahan terhadap pencegahan virus Covid-19, diantaranya terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk turut membantu upaya-upaya yang tengah dilakukan.

Peran Pertamina dalam Mendukung Kesejahterhaan Masyarakat

CSR dipandang sebagai suatu keharusan untuk menciptakan citra yang baik bagi suatu perusahaan. Praktik CSR yang berkelanjutan adalah sebuah investasi sosial yang berbuah pada kelancaran operasional perusahaan.

Terlaksananya praktik-praktik yang bertanggung jawab terhadap lingkungan dan sosial akan meningkatkan nilai pemegang saham, dan berdampak pada peningkatan prestasi keuangan dan keberlanjutan perusahaan.

Konsep Corporate Social Responsibility (CSR) menurut Bank Dunia adalah komitmen perusahaan untuk berperilaku etis dan memberikan kontribusi bagi pembangunan berkelanjutan melalui kerjasama dengan segenap pemangku kepentingan yang terkait untuk memperbaiki hidup mereka dengan cara-cara yang baik bagi kepentingan bisnis, agenda pembangunan berkelanjutan, dan masyarakat pada umumnya (Kiroyan, 2009).

Melalui CSR perusahaan tidak semata memprioritaskan tujuannya pada memperoleh laba setinggi-tingginya, melainkan meliputi aspek keuangan, sosial, dan aspek lingkungan lainnya (Suharto, 2006).

Peran CSR PT. Pertamina sebaiknya dalam pengembangan masyarakat tidak hanya sebagai pihak perusahaan yang melakukan pembiayaan atau permodalan terhadap usaha kecil menengah tetapi sebagai suatu pemberdayaan potensi guna menunjang peningkatan produktifitas dan kesejahteraan ekonomi.

Wujud PT. Pertamina dalam melaksanakan CSR dapat dilakukan melalui Program Pengembangan Masyarakat yaitu dalam bidang pendidikan, UKM, kesehatan, lingkungan, serta fasilitas umum.

Adanya program CSR tersebut sangat berperan dalam pengembangan masyarakat meliputi peningkatan aset, perluasan jaringan usaha, perkembangan pasar kerja, serta pengembangan skill yang sangat penting bagi pengusaha (Agustina, 2012).