Dukung Proses Kegiatan Belajar Mengajar dengan Resik, Apik, Asyik

Proses Upacara perayaan HUT SMPN 2 Karanglewas, Selasa (8/2020). (Foto: Dikbud Banyumas)

Karanglewas, Banyumas- Perayaan hari jadi atau ulang tahun sudah menjadi tradisi di satuan pendidikan. Seperti yang dilakukan oleh SMPN 2 Karanglewas, Selasa (8/2020) sekolah yang berlamatkan di Pangebatan, Karanglewas ini tepat berusia ke-23 tahun.

Menurut Sikko Varianto kepala SMPN 2 Karanglewas pada momen ini banyak kegiatan yang dilakukan yakni jalan sehat, ekstravaganza hingga panggung hiburan.

“Rangkaian kegiatan melibatkan guru, karyawan dan siswa sebagai satu keluarga besar SMPN 2 Karanglewas,” ujar Sikko.

“Tema tahun ini ‘Resik, Apik, Asyik, adapun kegiatan puncaknya adalah Ekstravaganza serta  mendesain baju dari bahan bekas plastik dan kertas, manfaat desian dari bahan ini agar siswa lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan” tambahnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Irawati yang berkesempatan hadir menyampaikan selamat atas hari jadi serta capaian yang sudah diraih selama ini.

“Selamat HUT SMP 2 Karanglewas semoga mampu mencetak Siswa-siswi yang Berkualitas, Berwawasan Luas dan Berdaya Saing,” Sambut Irawati.

Diharapkan melalui momen ini juga, sejalan dengan era industri 4.0 di semua komponen baik guru, karyawan maupun siswa harus melek teknologi, agar lebih kreatif dan berkarakter, khususnya dalam proses belajar mengajar.

Menanamkan Karakter Cinta Lingkungan Dorong Kepekaan terhadap Lingkungan

Karakter adalah sesuatu yang ada pada diri individu yang dibentuk dalam lingkungan keluarga pada masa kecil. Namun, karakter juga merupakan bawaan individu sejak lahir. Karakter yang baik dapat dibentuk melalui pendidikan karakter, salah satunya dapat melalui pendidikan karakter di sekolah. Untuk mewujudkan pendidikan yang berkarakter dapat dilakukan dengan menanamkan nilai-nilai karakter kepada peserta didik.

Salah satu karakter yang harus diterapkan sejak dini kepada anak adalah karakter cinta lingkungan. Menurut Al-Anwari (2014), peduli lingkungan merupakan sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan lingkungan alam di sekitarnya dan pengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi.

Penanaman karakter cinta lingkungan kepada siswa Sekolah Dasar dapat dilakukan oleh pihak sekolah dengan memberikan Program-Program yang berhubungan dengan karakter cinta lingkungkan yang melibatkan siswa secara langsung dalam Program tersebut.

Sekolah merupakan tempat untuk membentuk siswa menjadi manusia yang peduli terhadap lingkungan. Adanya pendidikan lingkungan di sekolah dapat menyadarkan siswa akan pentingnya nilai peduli lingkungan bagi kehidupan.

Karakter peduli lingkungan perlu dibangun dalam diri anak. Karakter ini meliputi peduli lingkungan sosial dan lingkungan alam. Karakter peduli lingkungan sosial merupakan sebuah sikap dan tindakan yang menunjukkan upaya untuk memberikan bantuan baik moril maupun materil bagi orang lain yang membutuhkan.

Sikap peduli lingkungan menunjukkan kepekaan terhadap kondisi sekitar. Karakter peduli lingkungan alam merupakan sikap yang ditunjukkan dengan perbuatan menjaga lingkungan alam sekitarnya. Sikap ini juga ditunjukan dengan tindakan memperbaiki kerusakan lingkungan yang terjadi. Karakter ini membuat kelangsungan alam terjaga.

Karakter peduli sosial dan peduli lingkungan perlu dibangun dalam diri anak-anak supaya dapat memiliki sikap yang peka terhadap lingkungan baik sosial dan alam. Karakter ini akan membuat anak mengerti kondisi sesama manusia dan lingkungan alamnya. Tak dapat dipungkiri kedua hal ini merupakan kesatuan yang berjalan beriringan (Azzet, 2013:96-97).

Guru dalam merencanakan pembelajaran pengajaran diharapkan untuk menanamkan nilai peduli lingkungan yaitu melalui pembiasaan, keteladanan dan belajar sambil melakukan dalam menanamkan nilai peduli lingkungan guru memberikan contoh tindakan langsung dalam menjaga dan merawat lingkungan kelas maupun lingkungan sekolah. Membiasakan diri siswa untuk berinteraksi dengan lingkungan (Lestari, 2018).