Penilaian Pelaksanaan 10 Program Pokok PKK Provinsi Jawa Tengah oleh Tim Evaluasi Dilakukan di Cilacap

Tim penilai saat melakukan penilaian tertib administrasi dan wawancara dengan Pokja TP PKK Kabupaten Cilacap, Selasa (25/2). (Foto: Pemkab Cilacap)

Cilacap – Evaluasi dan penilaian oleh tim evaluasi pelaksanaan 10 Program Pokok PKK Provinsi Jawa Tengah tahun 2019, yang diketuai Ny. Condro Rini, melakukan di Kabupaten Cilacap, Selasa (25/2).

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji yang didamping Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Cilacap Ny. Tetty Suwarto Pamuji, Asisten Pemerintahan Drs. Dian Setyabudi, M.M dan para kepala SKPD dilingkungan Pemkab Cilacap menerima Tim yang berjumlah 8 orang di Gedung Sumekar Setda Cilacap.

Ketua Tim Evaluasi Ny. Condro Rini yang juga Wakil Ketua IV Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah dalam sambutanya mengatakan, kedatangan tim di Kabupaten Cilacap  selain untuk melakukan evaluasi pelaksanaan 10 Program Pokok PKK juga untuk mengetahui progress pelaksanaannya dari tahun ke tahun.

“Kami ingin mengetahui sejauh mana pelaksanaan 10 Program Pokok PKK tersebut termasuk kunci-kunci keberhasilan yang bisa disosialisasikan di daerah lain, hambatan dan tantangan-tantangan yang dihadapinya” ungkap Condro Rini.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Cilacap, Ny. Tetty Suwarto Pamuji dalam paparannya menyampaikan pelaksanaan 10 program pokok PKK di Cilacap diintegrasikan dengan program Bangga Mbangun Desa, dalam rangka akselerasi pembangunan di Kabupaten Cilacap.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji selaku Pembina Tim Penggerak PKK Kabupaten Cilacap mengatakan, menyadari akan arti dan peran penting yang dimainkan PKK, Pemkab Cilacap menempatkan PKK sebagai mitra kerja dalam setiap pelaksanaan program pembangunan daerah, khususnya dalam hal pemberdayaan kaum perempuan.

“Berbagai kegiatan fisik maupun non fisik seperti penyuluhan, pembinaan, pelatihan, kursus-kursus maupun pemberian bantuan modal usaha kepada masyarakat merupakan wujud nyata dari kerja PKK dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat” jelas Bupati.

Setelah melakukan penilaian tertib administrasi PKK dan wawancara dengan masing-masing Pokja, Tim Evaluasi juga melakukan penilaian langsung di Desa Karangputat Kecamatan Nusawungu.

Peranan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam Menggerakkan Partisipasi Masyarakat Desa

Suharto (2010:59-60), pemberdayaan sebagai tujuan menunjuk kepada hasil yang dicapai oleh perubahan sosial atau perubahan keadaan masyarakat, seperti masyarakat berdaya, memiliki kekuasaan, dan memenuhi kebtuhan-kebutuhanya.

Pemberdayaan kesejahteraan keluarga adalah suatu gerakan yang dibentuk untuk menggerkkan partisipasi masyarakat dan memberdayakan masyarakat guna untuk mewujudkan pembangunan desa. Kedudukan atau posisi PKK dalam masyarakat cukup penting, karena PKK berusaha untuk menggerakkan partisipasi masyarakat dan memberdayakan serta berusaha untuk memenuhi kebutuhan masyarakat untuk mewujudkan pembangunan desa dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Ibnu Syamsi (2010: 66) salah satu jalan untuk pemberdayaan masyarakat tersebut, adalah dengan membuat program-program pemberdayaan yang sangat dibutuhkanya. Program pemberdayaan identik dengan pendidikan dan merupakan hakikat dari pendidikan itu sendiri.

Dalam hal ini pendidikan luar sekolah atau pendidikan nonformal memiliki peran salah satunya adalah untuk memberdayakan manusia, mengembangkan potensi manusia secara optimal melalui pendidikan dan pembelajaran. Pemberdayaan masyarakat diberikan sesuai dan dipertimbangkan dengan kebutuhan, potensi dan permasalahan yang terdapat di masyarakat.

Peran organisasi PKK dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga di bidang Pendidikan adalah sebagai penyedia layanan pendidikan, selain itu juga berperan sebagai penggerak masyarakat untuk mau melaksanakan program PKK.

Kemudian di bidang Kesehatan adalah sebagai penyuluh, penggerak masyarakat dan juga sebagai fasilitator kesehatan. Peran PKK dalam meningkatakan kesejahteraan keluarga di bidang ekonomi adalah sebagai fasilitator dan pelaksana serta penggerak dan pengembang potensi masyarakat khususnya keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Upaya peningkatan kualitas organisasi PKK dalam meningkatkan pelayananya pada masyarakat adalah melalui pelatihan dan pembinaan serta penyuluhan.

Bagi tim penggerak PKK, harus lebih lagi memotivasi atau mendorong masyarakat untuk mau terlibat dalam semua kegiatan yang ada. Mengarahkan serta mengajar mereka betapa pentingnya kegiatan PKK, bahwa kegiatan ini dilakukan untuk masyarakat.

Tokoh masyarakat, perlu mendorong atau memotivasi perempuan di lingkungan sekitarnya yang belummengikuti program Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) agar dapat membantu meningkatkan kemampuan dan ketrampilan yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga berbekal dari ketrampilan dan kegiatan yang diikuti.

Perlu adanya kerja sama dan partisipasi yang lebih dari masyarakat terhadap setiap program yang diadakan PKK. Karena setiap program yang diadakan Pemebrdayaan kesejahteraan keluarga (PKK) tidak hanya untuk meningkatkan kesejateraan keluarga tapi lebih dari itu juga menunjang pembangunan desa (Rantung dkk, 2018).