Mewujudkan Kesejahteraan Keluarga Melalui Program PKK

Tim Penggerak PKK Kabupaten Banyumas kembali menggelar rapat koordinasi, rapat tersebut diselenggerakan di Pendopo Si Panji Purwokerto, Rabu (12/02). (Foto: Pemkab Banyumas)

Purwokerto – Tim Penggerak PKK Kabupaten Banyumas kembali menggelar rapat koordinasi, Rabu (12/02). Rapat tersebut diselenggerakan di Pendopo Si Panji Purwokerto. Bupati Banyumas, Achmad Husein, beserta Ketua TP PKK Kabupaten Banyumas, Erna Achmad Husein turut menghardiri rapat tersebut untuk memberikan arahan.

Dalam rapat ini, Erna Husein memaparkan program kerja tim penggerak PKK Kabupaten Banyumas tahun 2020 serta menjelaskan program kemitraan yang hendak dilaksanakan pada tahun ini. Ia juga menghimbau agar tim penggerak PKK mampu bersinergi dengan OPD supaya program kerja yang sudah disusun dapat tersalurkan dan terlaksana untuk mewujudkan kesejahteraan keluarga.

“Para camat dan tim penggerak PKK agar dapat mengetahui program OPD yang bermitra dengan PKK atau sebaliknya. Dan dapat menindaklanjuti diwilayahnya masing-masing,” pesannya.

Sementara itu Bupati Banyumas Achmad Husein berpesan untuk diadakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) untuk mencegah bertambahnya angka kematian akibat penyakit demam berdarah.

“Saya harap kepada seluruh camat untuk dapat menjadi pelopor di kecamatan masing masing, juga OPD dapat bekerja sama dengan baik. Coba adakan PSN serentak kabupaten banyumas paling lambat minggu depan, sosialisaiskn kepada masyarakat tentang PSN demam berdarah. Minggu depan satu hari gerakan PSN bersama sama,” kata Bupati.

Terkait dengan PKK Bupati meminta salah satu program yang harus segera diselesaikan adalah pembuatan aplikasi Sistem Informasi Menejemen PKK (SIM PKK) yang saat ini masih dalam tahap perencanaan. Aplikasi tersebut nantinya dibuat untuk mempermudah penyimpanan administrasi dan dokumentasi PKK Kabupaten Banyumas sehingga dapat tersimpan dengan cepat dan akurat karena setiap tahunnya akan dilaporkan kepada provinsi untuk dinilai administrasinya.

“Dimohon dukungan OPD terutama Diskominfo agar memberikan pelatihan terkait dengan SIM PKK yaitu Sistem Informasi Menejemen PKK yang masih dalam proses pelaksanaannya di Kabupaten Banyumas segera terselesaikan. Untuk merealisasikan kegiatan, maka kepada para camat, kepala desa serta kepala kelurahan diberikan tenaga atau personil yang dapat menginput data PKK dan dilatih,” lanjut Husein.

Peran PKK dalam Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga

Suharto (2010:59-60), pemberdayaan sebagai tujuan menunjuk kepada hasil yang dicapai oleh perubahan sosial atau perubahan keadaan masyarakat, seperti masyarakat berdaya, memiliki kekuasaan, dan memenuhi kebtuhan-kebutuhanya.

Permendagri No.5 Tahun 2007 mengenai Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) adala gerakan nasional dalam pembangunan masyarakat yang tumbuh dari bawah yang pengelolanya dari, oleh dan untuk masyarakat menuju terwujudnya keluarga yang beriman dan beratqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia dan berbudi luhur, sehat sejahtera, maju dan mandiri, kesetaraan dan keadilan gender serta kesadaran hukum dan lingkungan.

Ibnu Syamsi (2010: 66) salah satu jalan untuk pemberdayaan masyarakat tersebut, adalah dengan membuat program-program pemberdayaan yang sangat dibutuhkanya. Program pemberdayaan identik dengan pendidikan dan merupakan hakikat dari pendidikan itu sendiri.

Dalam hal ini pendidikan luar sekolah atau pendidikan nonformal memiliki peran salah satunya adalah untuk memberdayakan manusia, mengembangkan potensi manusia secara optimal melalui pendidikan dan pembelajaran. Pemberdayaan masyarakat diberikan sesuai dan dipertimbangkan dengan kebutuhan, potensi dan permasalahan yang terdapat di masyarakat.

Peran organisasi PKK dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga di bidang Pendidikan adalah sebagai penyedia layanan pendidikan, selain itu juga berperan sebagai penggerak masyarakat untuk mau melaksanakan program PKK.

Kemudian di bidang Kesehatan adalah sebagai penyuluh, penggerak masyarakat dan juga sebagai fasilitator kesehatan. Peran PKK dalam meningkatakan kesejahteraan keluarga di bidang ekonomi adalah sebagai fasilitator dan pelaksana serta penggerak dan pengembang potensi masyarakat khususnya keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Upaya peningkatan kualitas organisasi PKK dalam meningkatkan pelayananya pada masyarakat adalah melalui pelatihan dan pembinaan serta penyuluhan.