Kegiatan Srawung Semampir Expo sebagai Penggerak Sektor Ekonomi Desa

Daily Banyumas
Mahasiswa KKN UII Selenggarakan Kegiatan Srawung Semampir Expo di Desa Semampir Kecamatan Buayan pada Rabu (19/02). Sumber: Pemkab Kebumen.

Buayan – Bertempat di Desa Semampir Kecamatan Buayan, Mahasiswa KKN UII melakukan kegiatan Srawung Semampir Expo. Kegiatan tersebut mendapat apresiasi Pemerintah Kabupaten Kebumen. Rini Kristiani selaku Staff Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM membuka acara tersebut pada Rabu (19/2).

Srawung Semampir Expo memperlihatkan berbagai hasil karya masyarakat desa, seperti hasil UMKM hasil pendampingan 28 Mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) Angkatan 60 selama menggelar KKN sejak 21 Januari 2020 hingga 21 Februari 2020, dilansir dari laman resmi Kabupaten Kebumen.

Pemerintah Kabupaten Kebumen berharap, ke depan kegiatan seperti itu akan terus berlanjut dan menjadi contoh bagi mahasiswa KKN lainnya. Sehingga masyarakat secara tidak langsung terbantu dalam meningkatkan perekonomiannya yang berbasis produk lokal.

UMKM Desa Wujud Pemberdayaan Ekonomi

UMKM memiliki peranan penting dalam perekonomian nasional. Kontribusi UMKM tidak hanya pada penyelidikan lapangan pekerjaan tetapi juga memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Kenyataan di lapangan (data empiris), banyak pelaku UMKM yang memiliki kekuatan untuk mempertahankan usaha dalam menghadapi konjungtur perekonomian serta berbagai ketidakpastian dalam pasar input maupun output (Titik dan Supriyono, 2013).

Dilansir dari laman resmi Kabupaten Buleleng, setidaknya ada 3 peran UMKM yang sangat penting dalam mewujudkan pemberdayaan ekonomi. Pertama, sarana mengentaskan masyarakat dari jurang kemiskinan. UMKM memiliki peranan penting dalam mengentaskan kemiskinan pada masyarakat kecil dengan cara penyerapan tenaga kerja sebanyak-banyaknya oleh UMKM.

Kedua, sarana untuk meratakan tingkat perekonomian rakyat kecil. UMKM juga memiliki peranan yang penting dalam pemerataan ekonomi masyarakat. Berbeda dengan perusahaan besar, UMKM memiliki lokasi di berbagai tempat. Termasuk di daerah yang terpencil sekalipun.

Ketiga, memberi devisa bagi negara. Peran UMKM selanjutnya yakni dapat memberi pemasukan baagi Negara dalam bentuk devisa.

Dengan tiga peran yang dimilikinya tersebut, tak heran jika para pelaku UMKM tak bisa di pandang sebelah mata dan terus selalu berkembang hingga saat ini.