Jembatan Kaliwadas Menjadi Daya Ungkit Peningkatan Ekonomi Kasegaran

Jembatan Kaliwadas Desa Kasegeran Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas diremiskan oleh Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, Kamis (23/1). (Foto: Pemkab Banyumas).

Kasegaran – Jembatan Kaliwadas Desa Kasegeran Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas diremiskan oleh Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, Kamis (23/1). Keberadaan jembatan ini bisa memperlancar akses dan arus transportasi, serta meningkatkan mobilitas dan aktivitas masyarakat, sehingga akan mampu memacu pertumbuhan perekonomian yang bermuara pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

Sadewo mengatakan bahwa jalan dan jembatan merupakan salah satu prasarana transportasi darat yang paling strategis, karena keberadaannya menyangkut hajat hidup orang banyak, termasuk untuk memperlancar arus distribusi barang dan jasa, yang tentunya juga akan berpengaruh terhadap roda perekonomian.

“Dengan tersedianya infrastruktur jalan dan jembatan yang memadai, selain arus transportasi menjadi lebih lancar, juga diharapkan mampu menjadi daya ungkit bagi meningkatnya perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya dibangunnya kembali jembatan kali wadas ini setelah ambruk akibat dari bencana alam merupakan bentuk perhatian, komitmen dan kesungguhan Pemerintah Kabupaten Banyumas dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tambah Sadewo.

Harapan dari Wakli Bupati Banyumas sendiri kepada para warga agar jembatan kali wadas ini untuk dijaga dan dipelihara dengan sebaik-baiknya, sehingga bisa dimanfaatkan secara optimal dan maksimal, karena seperti yang kita ketahui bahwa membangun itu sulit namun lebih sulit lagi memelihara dan merawat hasil pembangunan tersebut.

Jembatan Kaliwadas denganukuran 4 x 12 meter ini menghubungkan Desa Kasegeran dengan Desa Jatisaba dan Desa Jingkang Kecamatan Ajibarang, berdasarkan penuturan Kepala Desa Kasegeran Saefudin.

Saefudin juga mengatakan bahwa pembangunan jembatan ini menggunakan APBD Kabupaten sebesar Rp 190 juta.

Pembangunan Infrastruktur Daerah Picu Adanya Pertumbuhan Ekonomi

Peran pemerintah sebagai mobilisator pembangunan sangat strategis dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat serta pertumbuhan ekonomi negaranya. Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator untuk melihat hasil pembangunan yang telah dilakukan dan juga berguna untuk menentukan arah pembangunan di masa yang akan datang.

Jalan menjadi penting keberadaannya karena jalan yang memiliki penerangan yang baik dan akses yang mudah dijangkau akan membuat masyarakat menjadi lebih mudah untuk melakukan segala aktivitas perpindahan terutama untuk arus pertukaran ekonomi dari satu tempat ke tempat lain.

Infrastruktur sendiri merupakan prasyarat bagi sektor-sektor lain untuk berkembang dan juga sebagai sarana penciptaan hubungan antara satu dengan yang lainnya. Pemberdayaan sumber daya untuk membangun infrastruktur akan memicu proses ekonomi sehingga menimbulkan penggandaan dampak ekonomi maupun sosial, Setiadi (2006).

Infrastruktur yang memadai sebagai penunjang aktivitas ekonomi akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Infrastruktur jalan dalam kondisi baik akan mempermudah mobilisasi penyaluran barang dan jasa dan dapat mengurangi akses masyarakat yang terisolasi.

Dalam penetapan prioritas kebijakan pembangunan infrastruktur jalan prioritas pertama yang harus dilakukan ialah meningkatkan penyerapan tenaga kerja melalui penambahan panjang jalan, prioritas kedua meningkatkan pertumbuhan ekonomi yaitu melalui penambahan fasilitas jalan, dan prioritas ketiga mengurangi kemiskinan melalui penambahan panjang jalan.

Pembangunan infrastruktur jalan dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi rakyat. Karena kedua hal tersebut saling berkaitan dan mempengaruhi satu sama lain. Infrastruktur yang memadai akan membantu pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan daya saing potensi wisata secara maksimal.

Dilihat dari permasalahan yang ada yaitu masyarakat desa masih sangat sulit untuk menjual hasil panen mereka, dikarenakan jalan yang rusak dan berlubang dimana apabila mereka menjual hasil panen mereka membutuhkan jarak dan waktu tempuh yang tidak singkat serta kurangnya transportasi yang ada.

Manfaat Positif Adanya Pembangunan Infrastruktur yang Memadai

Karena adanya pembangunan dan perbaikan jalan , telah adanya alat transportasi membantu masyarakat untuk berbelanja dan menjual hasil panen mereka sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

Aktivitas manusia dari satu daerah ke daerah lain dapat berjalan dengan lebih cepat karena manusia menginginkan waktu yang efektif dan efisien.

Memicu pemerataan pembangunan di wilayah-wilayah yang belum tersentuh pembangunan infrasrtruktur yang memadai.

Pelebaran dan pembukaan jalan baru yang berfungsi menjadi jalur-jalur alternatif, baik di Berastagi, Kabanjahe dan Tigapanah

Membuka lapangan pekerjaan baru bagi pedagang kaki lima untuk berdagang di sepanjang jalan, khususnya di tempat wisata.

Jalan menjadi lebih mudah untuk dilalui para turis dan tamu untuk menuju ke tempat wisata bagi daerah yang memiliki tempat wisata, Ompusunggu (2019).