Sosialisasi Program Adiwiyata

Daily Banyumas
Dinas PerkimLH mmelakukan sosialisasi program Adiwiyata ke SMPN 1 Klirong (Sumber: Dinas PerkimLH Kebumen).

Kebumen – Dinas PerkimLH melalui Seksi Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup melaksanakan sosialisasi Adiwiyata di SMPN 1 Klirong sebagai upaya mewujudkan sekolah yang nyaman untuk kegiatan belajar mengajar bagi warga sekolah.

Sosialisasi yang berlangsung pada Rabu (13/9) ini ditujukan kepada seluruh siswa, guru, dan warga sekolah di lingkungan sekolah tersebut. Materi yang disampaikan mengenai tentang pengelolaan sampah, pembuatan kompos, dan pembuatan lubang resapan biopori, dilansir dari laman resmi Dinas PerkimLH Kabupaten Kebumen.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan warga sekolah semakin sadar akan pentingnya pengelolaan lingkungan dan nantinya akan mewujudkan sebuah sekolah yang hijau, rindang dan nyaman bagi warga sekolah.

Disamping upaya dan dampak fisik dari pengelolaan lingkungan di sekolah, maka sekolah tersebut dapat ikut dalam Program Sekolah Adiwiyata yang mempunyai jenjang dari tingkat kabupaten, tingkat provinsi, tingkat nasional sampai dengan sekolah adiwiyata mandiri dan bahkan sampai dengan tingkat ASEAN.

Manfaat Program Adiwiyata

Sekolah Adiwiyata merupakan sekolah yang berhasil menerapkan Pendidikan Lingkungan Hidup di lingkungan. Capaian akhir program Adiwiyata ini diharapkan dapat membentuk sekolah berbasis lingkungan. Sekolah berbasis lingkungan hidup sendiri yaitu sekolah yang menerapkan nilai-nilai cinta dan peduli lingkungan pada sekolahnya (Putri dalam Landriany, 2014: 86)

Susi dalam Chaeruddin (2009: 12) menyebutkan bahwa pelaksanaan program Adiwiyata diletakkan pada dua prinsip berikut: (1) Partisipatif, ketika akan merencanakan, melaksanakan dan evaluasi tentang program Adiwiyata ini seluruh komponen sekolah harus terlibat dalam keseluruhan kegiatan sesuai tanggung jawabnya masing-masing. (2) Berkelanjutan (sustainable), seluruh kegiatan harus dilakukan secara terencana dan terus menerus secara komprehensif (dalam Jurnal Jom FISIP).

Putri (2018) dalam skripsi yang berjudul Pengaruh Program Sekolah Adiwiyata Terhadap Perilaku Peduli Lingkungan Siswa Di Sma Negeri 2 Pringsewu menyatakan bahwa pelaksanaan Adiwiyata di sekolah memiliki beberapa keuntungan. Menurut Tim Adiwiyata Nasional keuntungan mengikuti Program Adiwiyata sebagai berikut: a. Dapat mencapai standar kompetensi dasar dan standar kompetensi lulusan (SKL) pendidikan dasar dan menengah. b. Dapat meningkatkan efisiensi penggunaan dana sekolah yakni dapat menghemat dan mengurangi konsumsi dari berbagai sumber daya dan energi. c. Dapat menciptakan kebersamaan antara warga sekolah dengan siswa terkait serta menjadikan kondisi belajar mengajar yang lebih nyaman dan kondusif. d. Dapat menjadi tempat pembelajaran tentang nilai-nilai pemeliharaan dan pengelolaan lingkungan hidup yang baik dan benar bagi warga sekolah dan masyarakat sekitar. e. Meningkatkan upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui kegiatan pengendalian pencemaran, pengendalian kerusakan dan pelestarian fungsi lingkungan di sekolah.