Kapolres Cilacap Baru Dijabat oleh AKBP Derry Agung Wijaya

AKBP Derry Agung Wijaya menjabat sebagai Kapolres Cilacap menggantikan AKBP Djoko Julianto, Selasa (14/1). (Foto: Pemkab Cilacap)

Cilacap – Serah terima jabatan AKBP Djoko Julianto Kapolres Cilacap sebelumnya kepada AKBP Derry Agung Wijaya sebagai Kepala Kepolisian Resor Cilacap. Serah terima jabatan dilaksanakan di Polda Jawa Tengah, Selasa (14/1).

AKBP Djoko Julianto, Kapolres Cilacap sebelumnya, kini mengemban tugas sebagai Wadir Reskrimsus Polda Jawa Tengah Selanjutnya pada Kamis (16/1) Mapolres Cilacap menggelar tradisi pelepasan pejabat lama, sekaligus penyambutan pejabat baru. Kedatangan Kapolres Cilacap AKBP Derry Agung Wijaya beserta ibu disambut oleh AKBP Djoko Julianto beserta Ny. Anna Djoko Julianto.

Selanjutnya AKBP Djoko Julianto selaku pejabat lama menyampaikan laporan kesatuan kepada AKBP Derry Agung Wijaya selaku pejabat baru di Rupatama Polres Cilacap. Acara tersebut dihadiri seluruh pejabat utama Polres Cilacap perwira staf serta Kapolsek jajaran.

“Saya mengucapkan terimakasih atas bantuan dan kerjasama seluruh anggota Polres Cilacap selama dirinya menjabat sebagai Kapolres Cilacap,” ujar AKBP Djoko Julianto dalam amanatnya.

Sedangkan pejabat baru Kapolres Cilacap AKBP Derry Agung Wijaya yang merupakan alumnus Akademi Kepolisian tahun 2001 ini mengucapkan salam perkenalan sebagai warga baru di Polres Cilacap.

“Saya berharap kerja sama dan sama sama kerja dalam kegiatan kedepan, karena tim yang baik akan menjadikan sesuatu kegiatan menjadi baik tidak ada pimpinan atau anggota yang hebat yang ada adalah tim kebersamaan,” tegasnya.

Peran dan Tanggungjawab Polri Sebagai Penegak Hukum

Peran dan tanggung jawab Polri sebagai Penegak Hukum dalam melaksanaan restorative justice untuk keadilan dan kemanfaatan masyarakat sangat diharapkan implementasinya, karena Polri menjadi ujung tombak dalam penegakan hukum, sehingga dituntut optimal dalam penanganannya, Ibnu Suka dkk (2018).

Polri dengan keberadaannya membawa empat peran strategis, yakni: perlindungan masyarakat, penegakan hukum, pencegahan pelanggaran hukum, pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Polri sebagai penegak hukum dalam menegakkan hukum pidana (integrated criminal justice system) adalah: pertama, mencegah dilakukannya tindak pidana dengan menegakan norma hukum demi mengayomi masyarakat; kedua, memasyarakatkan pelaku pidana dengan mengadakan pembinaan sehingga menjadi orang yang baik dan berguna, ketiga, menyelesaikan konflik yang ditimbulkan oleh tindak pidana, memulihkan keseimbangan dan mendatangkan rasa damai dalam masyarakat.

Sebaiknya masyarakat turut membantu tugas Kepolisian sehingga terjalin hubungan yang baik antara masyarakat dan Polri dan sehingga terhindar dari benturan yang dapat merugikan masyarakat dan citra Polri sendiri.

Sebaiknya polri sebagai penegak hukum dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya tidak melakukan pilih kasih dalam menindaki pelaku tindak pidana sehingga dimata masyarakat citra polisi tidak buruk.