Penanaman 1.000 Tanaman Keras di Area Gunung Selok Adipala

Camat Adipala, Teguh Prastowo ikut serta dalam kegiatan penanaman pohon di area Jambe 7 Gunung Selok, Desa Karangbenda Kecamatan Adipala, Minggu (12/1). (Foto: Pemkab Cilacap)

Cilacap – Kelompok Pelajar Pecinta Alam (KPPA) Melisfoba melakukan gerakan penghijauan di area Taman Wisata Gunung Selok, Desa Karangbenda Kecamatan Adipala, dalam rangka melestarikan dan menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan, Minggu (12/1).

Camat Adipala Teguh Prastowo, Kepala Desa Karangbenda Sakino, Babinsa Karangbenda Koramil 08/Adipala Sertu Sugiyarto perwakilan Polsek Adipala Bripka Sukro, perwakilan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Febriyanto dan siswa SMK Negeri Binangun, Kroya, Adipala, dan Sidareja turut hadir dalam acara tersebut.

“Kecintaan terhadap lingkungan tidak hanya dapat dilakukan dengan penghijauan. Tetapi juga melingkupi rasa cinta terhadap satwa di dalamnya. Oleh karena itu saya menyambut baik upaya yang dilakukan siswa KPPA Melisfoba tersebut,” ujar Camat Adipala, Teguh Prastowo.

Kegiatan ini sengaja digelar untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap alam. Adapun jenis tanaman yang ditanam yakni pohon Nyamplung sebanyak 350 batang, pohon Ketapang 350 batang dam pohon Mangrove sebanyak 300 batang berdasarkan penuturan Pembina KPPA Melisfoba.

Sementara itu perwakilan BKSDA Febriyanto menjelaskan, kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menjaga kelestarian lingkungan. Sekitar 700 pohon nyamplung dan ketapang akan ditanam di area Jambe 7, sedangkan 300 bibit mangrove ditanam di sekitar Sungai Kendran area BKSDA.

Perlunya Reboisasi dalam Menjaga Lingkungan

Hutan disebut juga dengan paru-paru dunia karena hutan sangat besar peranannya terhadap kehidupan di jagat raya ini. Setiap detik nya hutan selalu menghasilkan oksigen untuk di hirup oleh manusia, karena apabila tidak ada oksigen kehidupan di bumi pun juga tidak akan pernah ada. Penebangan ilegal adalah masalah yang lebih besar di Indonesia, dimana diperkirakan 70-75 persen dari kayu dipanen secara ilegal, merugikan pemerintah hingga ratusan juta atau bahkan miliar di pajak pemasukan yang hilang. Kalimantan Selatan diperkirakan akan kehilangan pendapatan sebesar 100 juta per tahun dalam bentuk penghasilan karena lebih dari separuh dari produksi kayu dilakukan secara ilegal.

Pelestarian lingkungan melalui kegiatan penghijauan telah berkembang di Indonesia sebagai upaya dalam penyelamatan lingkungan. Indonesia merupakan salah satu Negara yang memiliki kepadatan penduduk terbesar di dunia, memungkinkan adanya masalah lingkungan yang ditimbulkan akibat dari ulah manusia. Semakin meningkatnya jumlah penduduk akan menimbulkan berbagai permasalahan sendiri mulai dari masing-masing individu sampai dengan industri besar yang menghasilkan limbah industri, Diah Ayu Pratiwi (2017).

Salah satu program dalam upaya penyelamatan lingkungan kehutanan adalah program Penghijauan dan konservasi tanah yang merupakan upaya rehabilitasi lahan di luar kawasan hutan. Secara nasional Pekan Penghijauan Nasional, Gerakan Menanam Sejuta Pohon, dan upaya-upaya lain dapat menggerakan masyarakat untuk memelihara lingkungan melalui pendekatan ekosistem DAS setiap tahunnya.

Salah satu program yang disebutkan di atas adalah program penghijauan dan konservasi tanah yang merupakan upaya rehabilitasi lahan di luar kawasan hutan. Secara nasional Pekan Penghijauan Nasional, Gerakan Menanam Sejuta Pohon, dan upaya- upaya lain dapat menggerakan masyarakat untuk memelihara lingkungan melalui pendekatan ekosistem DAS setiap tahunnya.

Reboisasi diperlukan dalam upaya mengatasi kerusakan hutan. Dengan dilakukannya reboisasi, hutan akan kembali mendapatkan vegetasinya, menciptakan kondisi udara yang sejuk serta mencegah berbagai dampak buruk yang ditimbulkan oleh kerusakan hutan. Selain di hutan, tumbuhan hijau juga mempunyai peran yang sangat penting di luar kawasan hutan. Tumbuhan hijau sebagai produsen utama oksigen dibutuhkan di lingkungan sekitar kita.

Tumbuhan hijau selain berperan dalam kehidupan dan kesehatan lingkungan secara fisik, juga berperan dalam estetika dan kesehatan jiwa. Untuk menangani krisis lingkungan terutama di perkotaan, maka diperlukan perencanaan dan penanaman tumbuhan hijau untuk penghijauan secara konseptual. Penghijauan dilakukan untuk memulihkan, memelihara dan meningkatkan kondisi lahan agar dapat berproduksi dan berfungsi secara optimal, baik sebagai pengatur tata air atau pelindung lingkungan.