Pelatihan Manajemen Website dalam Rangka Tingkatkan Mutu Karyawan

Daily Banyumas
Pelatihan Managemen Website Rabu, 7 Februari 2018 di Ruang Jatijajar Kompleks Pendopo Rumdin Bupati Kebumen. (Sumber Foto: Bagian Umum Setda Kabupaten Kebumen).

Dalam rangka meningkatkan mutu karyawan, Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Kebumen mengadakan pelatihan manajemen website yang dilaksanakan pada Rabu (7/2/2020).

Bertempat di Ruang Jatijajar Kompleks Pendopo Rumdin Bupati Kebumen, kegiatan ini merupakan pertemuan yang pertama kali diadakan untuk tahun 2018 dan diikuti oleh tim pengelola website OPD sejumlah 74 orang pengelola web baru maupun lama, termasuk dari Bagian Umum Setda Kabupaten Kebumen.

Materi disampaikan oleh Bp. Toto Wahyu selaku Kasi Santel Diskominfo yang menjelaskan mengenai faximile dan preview web. Materi faximile merupakan materi tentang pengenalan aplikasi baru mengenai sarana dokumen faximile yang mudah dan cepat. Kemudian materi kedua yaitu preview web yang merupakan pendalaman materi web yang telah disampaikan selama tahun 2017 oleh sdri Putri dari Diskominfo Kebumen. Peserta mengikuti kegiatan ini dengan seksama dan penuh antusias.

Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia

Pelatihan yaitu suatu perbaikan kinerja dan meningkatkan motivasi kerja para karyawan sehingga karyawan mengalami kemajuan dalam hal pengetahuan, keterampilan dan keahliannya sesuai dengan bidang pekerjaannya. Sedangkan pengembangan diartikan sebagai penyiapan individu untuk memikul tanggung jawab yang berbeda atau yang Iebih tinggi dalam perusahaan, organisasi, lembaga atau instansi pendidikan (dalam Jurnal Psikologi Industri).

Menurut Elfrianto (2016) pelatihan sumber daya manusia merupakan hal yang harus dilakukan bagi setiap organisasi maupun lembaga, karena penempatan sumber daya manusia secara langsung tanpa pembekalan atau pelatihan dalam pekerjaan tidak menjamin mereka akan berhasil. Sumber daya manusia yang baru sering merasa tidak pasti tentang peranan dan tanggung jawabnya dalam lembaga tempat ia bekerja. Oleh karenanya, perlu diadakan pembekalan berupa pelatihan yang menjurus kepada bertambahnya kemampuan dan tanggung jawabnya dalam melaksanakan tugas dan kewajiban di lembaga dimaksud.

Pelatihan bagi karyawan juga merupakan sebuah proses mengajarkan pengetahuan dan keahlian tertentu serta sikap agar karyawan semakin terampil dan mampu melaksanakan tanggung jawabnya dengan baik. Sedangkan pengembangan memiliki ruang lingkup lebih luas yakni dapat berupa upaya meningkatkan pengetahuan yang mungkin digunakan segera atau sering untuk kepentingan di masa depan. Pengembangan sering dikategorikan secara eksplisit dalam pengembangan manajemen, organisasi, dan pengembangan individu karyawan. Penekanan pengembangan yang lebih pokok adalah pada pengembangan manajemen. Dengan kata lain, fokusnya tidak pada pekerjaan kini dan mendatang, tetapi pada pemenuhan kebutuhan organisasi jangka panjang (dalam Jurnal Edutech Vol 6 tahun 2016).

Program pelatihan memiliki dampak positif baik bagi individu maupun organisasi. Hal ini sesuai dengan Smith (1997) yang menguraikan profil kapabilitas individu berkaitan dengan skill yang diperoleh dari pelatihan dan pengembangan. Seiring dengan pengusaan keahlian atau keterampilan, maka penghasilan yang diterima individu pun akan meningkat. Pada akhirnya hasil pelatihan akan membuka peluang bagi peningkatan kinerja, mutu pekerjaan, maupun mutu lulusan.