Dinkop UKM Purbalingga Gelar Pelatihan Media Social Content Creator

Daily Banyumas
Dinkop UKM Purbalingga mengadakan Pelatihan Media Social Content Creator pada Kamis (15/11/2019) di Griya UMKM Purbalingga

Purbalingga – Dinkop UKM Purbalingga bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan Purbalingga, Universitas Perwira Purbalingga, dan PLUT Purbalingga mengadakan kegiatan dengan tema Media Social Content Creator pada hari Kamis, 15 November 2019 di Griya UMKM Purbalingga.

Sebagai pelaku usaha, pemasaran produk merupakan suatu faktor yang cukup penting dalam mengembangkan usaha dan menentukan performa perusahaan. Pelaku usaha biasanya menggunakan berbagai strategi pemasaran produk untuk memperkenalkan produk secara lebih luas ke masyarakat, salah satunya menggunakan sosial media.

Kita semua pasti setuju, social media adalah alat pemasaran yang paling ampuh karena hampir semua orang sangat aktif menggunakannya. Dengan social media, perusahaan dapat menjalin interaksi secara luas dengan berbagai kalangan, dengan biaya yang murah. Akan tetapi banyak pelaku usaha yang masih belum mengetahui trik memasarkan produk yang dapat menarik konsumen, dilansir dari laman resmi Dinkop UKM Purbalingga.

Adi Purwanto selaku Kabid UKM Dinkop UKM Purbalingga menjelaskan bahwa pelaku UMKM harus tau trik untuk memasarkan dan mempromosikan produk yang dapat menarik minat para calon konsumen. Selain itu Adi juga menjelaskan bahwa para pelaku usaha harus memperhatikan kesejahteraan karyawan untuk membangun loyalitas karyawan kepada para pelaku usaha.

Pada acara kali ini Gunadi selaku Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Purbalingga hadir dan mensosialisasikan program BPJS Ketenagakerjaan yang berguna untuk mensejahterakan karyawan guna membangun loyalitas karyawan kepada pelaku usaha. Selain itu, hadir pula Satria Setyanugraha selaku Dosen di Universitas Perwira Purbalingga yang membawakan materi tentang cara mempromosikan produk di media sosial yang dapat menarik minat para calon konsumen. Materi yang dibawakannya antara lain yaitu cara membuat konten media sosial yang menarik mulai dari foto atau video, caption yang digunakan, hastag yang digunakan, waktu yang tepat dalam mempost foto atau video promosi.

Media Sosial sebagai Media Promosi

Perkembangan zaman saat ini dengan adanya kecanggihan teknologi pula, internet sangat bermanfaat bagi berbagai aspek kehidupan, seperti pendidikan, perdagangan, ekonomi, dan pemerintahan. Berbisnis melalui internet sangat efektif dan murah meriah. Siapapun, bahkan masyarakat yang belum memiliki pekerjaan juga bisa menggeluti bisnis via internet ini. Salah satunya melalui media sosial (Suryani, 2014).

Menurut Desi (2017) media sosial adalah sebuah media online, di mana penggunanya (user) melalui aplikasi berbasis internet dapat berbagi, berpartisipasi dan menciptakan konten berupa blog, wiki, forum, jejaring sosial, dan ruang dunia virtual yang disokong oleh teknologi multimedia yang kian canggih. Internet, medsos dan teknologi multimedia menjadi satu kesatuan yang sulit dipisahkan serta mendorong pada hal-hal baru.

Keberadaan media sosial kini terus merambah kehidupan manusia. Dalam perkembangannya media sosial bisa dimanfaatkan untuk beragam kepentingan, mulai menjalin pertemanan, kampanye program tertentu (pendidikan, sosial, agama, lingkungan, kesehatan, dan sebagainya), sampai promosi dan  pemasaran produk atau jasa tertentu. Saat ini dengan kemajuannya media sosial sudah menjadi kebutuhan yang selalu memudahkan urusan kita, disamping efek yang lain maka media sosial berdampak pada semua sektor, berbeda dengan pemasaran secara tradisional, pemasaran dengan memanfaatkan media teknologi merupakan terobosan yang perlu dipertimbangkan (dalam Jurnal Komunikasi Volume 8 no 2 tahun 2014).

Sosial media sejatinya memang sebagai media sosialisasi dan interaksi, serta menarik orang lain untuk melihat dan mengunjungi tautan yang berisi informasi mengenai produk, serta bisa juga dijadikan sebagai media pemasaran yang paling mudah dan murah. Hal inilah yang akhirnya menarik para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) juga digunakan sebagai alat pemasaran interaktif, pelayanan, membangun komunikasi dengan pelanggan dan calon pelanggan, serta bagi alat untuk menjual dan membeli produk secara online (dalam Jurnal Prosiding SNATIF).