Sosialisasi Keselamatan Lalu Lintas Angkutan Jalan dan Perkeretaapian Kabupaten Kebumen

daily banyumas
Sosialisasi Keselamatan Lalu Lintas Angkutan Jalan dan Perkeretaapian di Kecamatan Karanggayam Kabupaten Kebumen pada 11 September 2019. (Sumber: Dinas Perhubungan Kebumen)

Karangganyam – Dinas Perhubungan Kabupaten Kebumen bersama Satlantas Polres Kebumen melaksanakan Sosialisasi Keselamatan Lalu Lintas Angkutan Jalan dan Perkeretaapian di Kecamatan Karanggayam pada Rabu (11/09/2019), dilansir dari laman resmi Dinas Perhubungan Kabupaten Kebumen.

Sosialisasi dihadiri oleh Camat Karanggayam, Kabid Keselamatan Transportasi Dinas Perhubungan Kabupaten Kebumen, Kepala Sekolah SMK N 1 Karanggayam, Kepala Sekolah SMP N 1 Karanggayam, Kepala Desa Karanggayam, serta Ketua Karangtaruna Kecamatan Karanggayam. Adapun peserta sosialisasi terdiri dari siswa SMK N 1 Karanggayam, siswa SMP N 1 Karanggayam, Karang Taruna Kecamatan Karanggayam, serta para Perangkat Desa Karanggayam.

Materi disampaikan oleh Kasi Bina Keselamatan Transportasi Dinas Perhubungan Kabupaten Kebumen Sakirman, SE, dan Satlantas Polres Kebumen Aiptu Jono. Beliau menyampaikan dalam sosialisasi agar masyarakat selalu mentaati peraturan lalu lintas yang berlaku supaya selamat dalam berkendara, disiplin dalam berlalulintas, serta berhati hati saat melewati perlintasan sebidang kereta api untuk mengurangi kecelakaan.

Tertib Berlalu Lintas

Lalu lintas menurut Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan menegaskan bahwa lalu lintas merupakan gerak kendaraan dan orang di ruang lalu lintas jalan. Penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan dalam pelayanannya dilakukan oleh Pemerintah, Pemerintah Daerah, Badan hukum dan/ masyarakat sesuai dengan peraturan yang ada.

Menurut Yanuari (2017) fasilitas jalan merupakan fasilitas umum yang digunakan bersamaan dengan banyak orang. Agar dalam penggunaan fasilitas jalan dapat dilaksanakan secara tertib maka diperlukannya sebuah etika ataupun peraturan berlalu lintas. Tanpa adanya etika berlalu lintas kemungkinan terjadi kecelakaan lalu lintas akan besar. Hal ini disebabkan tidak adanya aturan yang mengatur pengguna jalan sehingga tidak adanya sikap dan keegoisan antar pengguna jalan.

Etika berlalu lintas dapat diartikan sebagai pedoman sikap atau aturan yang mengatur hubungan manusia dengan manusia lain di dalam berlalu lintas. Prinsip etika yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dengan etika berlalu lintas hampir sama yaitu tenggang rasa, saling menghargai dan disiplin mentaati peraturan. Dalam berlalu lintas kita harus saling menghormati antar pengguna jalan lain dengan tidak mementingkan diri sendiri dan selalu mentaati setiap peraturan berlalu lintas (Yanuari, 2017).

Aspek-aspek disiplin berlalu lintas menurut Sutawi (dalam Maryam, 2014), pertama, alertness (kewaspadaan) merupakan faktor utama yang menjamin pengendara selalu siaga dan waspada terhadap pengguna jalan. Dengan adanya sikap waspada maka pengendara akan lebih hati-hati terhadap diri sendiri maupun orang lain. Kedua, awareness (kesadaran) berarti pengemudi sadar dan memiliki pengetahuan serta prosedur berkendara yang baik, benar, dan aman, menyadari akan perlunya mengemudi dengan benar, maka pengendara akan memperhatikan rambu-rambu lalu lintas dalam berkendara. Ketiga, attitude (sikap dan mental) berarti bahwa pengemudi yang memiliki sikap lebih mementingkan kepentingan umum, kepentingan dan keselamatan orang lain, akan berarti sekaligus menjaga keamanan diri. Dengan adanya attitude pengendara akan lebih menghormati serta menghargai pengguna jalan.