Pesta Kembang Api Tahun Baru Berikan Harapan Baru bagi Warga Cilacap

Jajaran Forkopimda Kabupaten Cilacap bergandengan tangan usai memanjatkan doa bersama saat pergantian tahun, Rabu (01/20). (Foto: Pemkab Cilacap)

Cilacap – Malam resepsi pergantian tahun di tingkat Kabupaten digelar di Ruang Gadri, Rumah Dinas Bupati Cilacap pukul 19.30 WIB. Nampak hadir Bupati Tatto Suwarto Pamuji Wakil Bupati Syamsul Auliya Rachman, Sekda Farid Ma’ruf, beserta pejabat dan tokoh agama.

Kegiatan tersebut diawali dengan doa bersama. Doa bersama diisi tausiyah oleh Habib Abdillah Al Jaelani. Para jamaah memanjatkan doa agar Allah memberikan kelimpahan dan keberkahan bagi Kabupaten Cilacap. Pada kesempatan ini Bupati berharap masyarakat tetap optimis menyambut tahun baru 2020, serta meningkatkan iman dan takwa kepada Allah.

Pada pukul 23.00 WIB, acara berlanjut di Lapangan Eks Batalyon 405 Cilacap. Di tempat tersebut ribuan masyarakat Cilacap telah memadati lokasi menantikan detik-detik pergantian tahun. Bupati beserta jajaran Forkopimda juga menyapa masyarakat, dan turut berbaur menyanyikan lagu bersama bintang tamu.

“Saya mewakili segenap jajaran Forkopimda menyampaikan rasa terimkasih kepada segenap masyarakat Cilacap yang telah membantu pemerintah dalam berbagai kegiatan pembangunan,” ujar Tatto saat dilapangan.

Tepat pukul 00.00 WIB letupan kembang api yang disusul cahaya warna-warni menandai pergantian tahun 2020. Meski sempat turun hujan, antusiasme masyarakat tetap tinggi hingga acara usai.

Sekitar 15 menit langit malam di Kota Cilacap pada Rabu (1/1/2020) penuh semarak warna warni. Puluhan kembang api dinyalakan menandai berakhirnya tahun 2019, sekaligus membuka lembaran dan harapan baru babak pembangunan di tahun 2020.

Peran Pemerintah Daerah Menggandeng Masyarakat dalam Pembangunan Daerah

Peranan pemerintah daerah dalam perencanaan pembangunan daerah adalah mempunyai wewenang dan kemampuan untuk mengelola, melaksanakan program-program pembangunan daerah. karena pemerintah daerah memegang peranan untuk menentukan keberhasilan proses pelaksanaan kegiatan pemerintahan dan pembangunan di daerah.

Muhammad Chusnul Khitam (2012) mengatakan bahwa dalam tataran akademik, dewasa ini ada sebuah trend perubahan dari konsepsi government kepada governance. Pada konsep “government”, pemerintah ditempatkan sebagai pelaku utama pembangunan, baik pada tahap perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi. dan Pemerintah juga menjadi penyandang dana terbesar sekaligus sebagai penerima benefit (beneficiary) terbesar. sedangkan Dengan berkembangnya paradigma governance, pola hubungan antar sektor (publik privat) dan juga hubungan pusat dan daerah berubah menjadi lebih sejajar dan demokratis.

Pemerintah daerah dalam perencanaan pembangunan daerah merupakan pemerintah yang mempunyai kewenangan yang sangat strategis dan kedudukan yang strategis hal ini berkaitan dengan fungsinya selaku “pelayanan publik” guna meningkatkan kesejahteraan, kemakmuran, keamanan, keadilan dan ketenteraman bagi masyarakat. Sebab perencanaan pembangunan daerah adalah suatu kegiatan untuk dilakasanakan dimasa depan dalam hal ini berawal dari tahapan-tahapan proses penyusunan program dan aktivitas yang melibatkan berbagai elemen didalamnya, demi pemanfaatan dan pengalokasian sumber-daya-sumber daya yang ada dengan tujuannya untuk menigkatkan kesejahteraan masyarakat pada umumnya dalam suatu lingkungan atau wilayah yang direncanakan dalam jangka waktu tertentu.

Menurut Adisasmita rahardjo ( 2011 : 150) strategi untuk mewujudkan tujuan dan sasaran pembangunan kesejahteraan sosial adalah :

  1. Pemberdayaan : peningkatan profesionalisme dankinerja pelaku
  2. pembangunan kesejahteraan social, termasuk aparatur untuk melakukan tugas dan fungsinya dalam memberikan kepercayaan dan peluang kepada masyarakat untuk mewujudkan peningkatan kualitas pembangunan
  3. Kemitraan : kerjasama, kesetaraan, kebersamaan, kepeduliaan dan jaringan kerja yang menumbuhkembangkan kemanfaatan timbale balik antara pihak- pihak yang bermitra dalam penyelenggaraan pelayanan social
  4. Partisipasi : prakarsa, peran aktif dan keterlibatan semua pelaku pembangunan termasuk penyedia dan penerima pelayanan serta lingkungan sosialnya dalam pengambilan keputusan, perumusan rencana, pelaksanaan kegiatan, dan pemantauan pelaksanaan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial

Peranan pemerintah daerah dalam perencanaan pembangunan yang ada pada umumnya proses perencanaan dilakukan oleh komonitas masyarakat serta pemimpin lokalnya, dengan penentuan strategi pembangunan daerahnya dan dirumuskan dengan memperhatikan kondisi dan potensi lingkungan yang dimiliki di daerah. Baik yang sudah dapat dilaksanakan maupun belum. Peranan pemerintah daerah dan komonitas masyarakat di daerah dalam pelaksanaan perencanaan pembangunan daerah itu berjalan dengan baik apabila dilihat dari segi penyusunan dokumen rencananya. Karena dokumen rencana akan menyangkut smeua bidang-bidang atau aspek-aspek perencanaan yang dibutuhkan oleh masyarakat umum.