Demonstrasi Area Budidaya Tanaman Padi Sehat

daily banyumas
Budidaya Padi (Sumber foto: medium.com)

Purbalingga – Bupati Purbalingga melakukan panen demontrasi area budidaya tanaman padi sehat pada tanggal 15 November 2019. Yang dimaksud dengan tanaman padi sehat adalah tanaman padi yang dibudidayakan dengan cara organik, mulai dari pengolahan tanah dan proses budidayanya tidak menggunakan kimiawi.

Di sekitar pematang sawah di tanam tanaman refugia, manfaat tanaman refugia sebagai mikro habitat yang diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam usaha pelestarian musuh alami seperti predator dan parasitoid. Jenis tanaman refugia yaitu bunga matahari, bunga kertas, bunga kenikir, bunga tapak dara dll, dilansir dari laman resmi Dinas Pertanian Kabupaten Purbalingga.

Bupati Tiwi juga menyampaikan terima kasih atas peran petani dan penyuluh dalam menjaga ketersediaan pangan khususnya stok beras di Kabupaten Purbalingga dalam sambutannya di desa Lamuk Kecamatan Kejobong Kabupaten Purbalingga. Menurutnya, dengan adanya demonstrasi area tanaman padi sehat tersebut bisa memotivasi petani untuk menanam padi organik.

Pada kesempatan tersebut Bupati Tiwi memberikan bantuan kepada kelompok tani berupa benih jagung, bibit cabe, dan hand sprayer. Diharapkan dengan bantuan tersebut dapat menambah majunya pertanian di desa Lamuk, sehingga petani bisa terus meningkatkan produktivitas hasil pertanian.

Strategi Budidaya Padi dalam Pengendalian Penyakit

Tanaman yang sehat adalah apabila setiap organ dari tanaman tersebut dapat melaksanakan fungsi-fungsi fisiologis sesuai dengan potensi genetiknya. Potensi genetik tanaman padi dapat terekspresikan dengan baik jika kebutuhan untuk proses fisiologi terpenuhi dari lingkungan tumbuhnya. Praktek pertanian tanaman padi dengan budi daya sehat yang berorientasi ekosistem tidak hanya mampu mendukung pertumbuhan secara optimal tetapi juga bersifat ramah lingkungan (dalam Jurnal Litbang Pertanian).

Menurut Bambang (2018) kendala dan masalah yang dihadapi dalam praktek budidaya padi semakin beragam. Konversi lahan sawah di sentra penghasil padi masih terus berlangsung. Perubahan iklim global yang berdampak terhadap anomali iklim mendorong perkembangan hama dan penyakit yang mengancam keselamatan produksi padi. Akibatnya, keuntungan usaha tani menurun karena harus dikurangi dengan biaya pengendalian hama penyakit yang semakin tinggi dan kualitas produksi pun menurun sehingga kalah bersaing di pasar.

Menurut paktanidigital.com ada beberapa strategi yang diterapkan untuk budidaya padi dalam pengendalian penyakit, diantaranya yaitu:

  1. Pemilihan Varietas Padi

Untuk mengelola padi dengan aman, diperlukan pemilihan varietas tahan penyakit. Hal ini disebabkan oleh varietas padi tahan penyakit mampu menekan perkembangan patogen yang merusak tanaman dan mengakibatkan kerugian.

  1. Penggunaan Benih Sehat

Penggunaan benih sehat juga mempengaruhi dalam budidaya padi yang lebih sehat. Karena benih mengandung materi genetik yang mengatur sistem pertumbuhan secara keseluruhan. Benih yang berkualitas tinggi dapat menghasilkan tanaman yang sehat. Itulah sebabnya mutu benih berpengaruh terhadap pertumbuhan awal tanaman padi.

  1. Pengelolaan Tanah

Di samping dibutuhkan benih yang sehat, diperlukan pula pengelolaan tanah yang baik. Karena pengolahan tanah yang baik dapat meningkatkan laju resapan air serta menurunkan jumlah tanah padat pada daerah perakaran tanaman.

  1. Pengairan Tanaman

Pengairan merupakan salah satu yang paling penting untuk budidaya tanaman padi. Cara pengairan yang berbeda berpengaruh terhadap lingkungan fisik tanaman. Penggenangan lahan menciptakan lingkungan pertumbuhan tanaman dengan kelembaban tinggi (dalam Pak Tani Digital).