Warga Desa Demangsari Antusias Ikuti Pelatihan Keterampilan dan Kerajinan Lidi

Pelatihan Kerajinan Lidi di Desa Demangsari, Kebumen. (Sumber: Dispermades Kebumen)

Kebumen – Masyarakat mitra Desa Demangsari Kecamatan Ayah sangat antusias dalam mengikuti Pelatihan Kerajinan Lidi pada Rabu, (6/11/2019). Dalam kegiatan P2MBG Tahap 2, Ibu Diyah Setyorini selaku praktisi kerajinan lidi begitu sabar dan semangat dalam melatih pembuatan piring dari lidi.

Marlina Indriyaningrum, S.KM, M.Kes selaku Kabid P3A berharap para peserta Pelatihan Kerajinan Lidi mengikuti pelatihan tersebut sampai selesai dan bisa menghasilkan produk. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari yakni pada tanggal 6-7 November 2019, seperti dilansir dari laman resmi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Harapan dilaksanakan pelatihan ini, agar para peserta terus mengembangkan apa yang dipelajari dari pelatihan ini. Peserta pun dituntut untuk lebih kreatif agar hasil kerajinan lidi bisa dipasarkan sehingga bisa menambah penghasilan keluarga yang berdampak pada kesejahteraan keluarga, sesuai dengan tagline P2MBG, yaitu “Meningkatkan Kualitas Hidup Keluarga Menuju Kesejahteraan, Kesetaraan, dan Keadilan melalui Kegiatan Lintas Bidang Pembangunan dalam Upaya Penanganan Kemiskinan dengan Peningkatan Kondisi, Status Kedudukan dalam Masyarakat”.

Pentingnya Pelatihan dan Pengembangan Keterampilan

Menurut Andri dalam (Ike 2008:110) pelatihan merupakan wadah lingkungan bagi peserta dimana mereka mempelajari sikap, kemampuan, keahlian, pengetahuan dan perilaku spesifik yang berkaitan dengan pekerjaan (dalam Jurnal Pentingnya Pelatihan Dalam Persoalan Kinerja SDM). Haryono (dalam T. Hani Handoko) mengatakan bahwa pengembangan dibutuhkan untuk menyesuaikan diri dengan kemajuan teknologi dan juga dapat meningkatkan kepuasan kerja karyawan serta sikap dan sifat-sifat karyawan.

Pelatihan dan pengembangan adalah dua istilah yang kadang-kadang digunakan secara bersama-sama maupun secara bergantian. Pelatihan (training) mengandung maksud untuk menambah dan meningkatkan pengetahuan/keterampilan serta merubah sikap/perilaku ke arah yang produktif. Pengembangan (development) dapat diasosiasikan dengan kebutuhan masa depan karyawan dan organisasi perusahaan. (Erlin dalam Simamora 2004 : 273)

Pelatihan keterampilan adalah hal yang utama dan sangat penting untuk dikembangkan, karena dengan memiliki keterampilan diharapkan mampu memberikan ide-ide yang baru, berani tampil beda dan dapat memunculkan pemikiran yang belum popular. Pengembangan dalam hal ini, dibutuhkan untuk dapat mengembangkan pelatihan keterampilan demi terciptanya suatu produk yang kemudian dijual dan dipasarkan untuk menambah penghasilan seseorang. Dengan begitu, keterampilan apapun penting untuk dikembangkan demi terciptanya kesejahteraan masyarakat.