Unsoed Gandeng Dompet Dhuafa dalam Kerja sama Inovatif dalam Tata Kelola ZISWAF

Kerja sama nota kesepahaman (MOU) yang dilakukan oleh Akhmad Sodiq selakuwakil rektor bidang akademik dan Bambang Suherman sebagai direktur program pengembangan jaringan dompet dhuafa, rabu (20/11), (Foto; Ahmad Faisal Abi Kurniawan)

Purwokerto Utara – Universitas jenderal Soedirman (UNSOED) melalui fakultas ekonomi dan bisnis bekerjasama dengan Dompet Dhuafa untuk membuka program studi manajemen zakat, rabu (20/11/2019) yang bertempat di gedung roedhiro fakultas ekonomi dan bisnis.

Dalam kerjasama ini diharapan pengelolaan dan penerimaan zakat, infaq, shadaqah dan wakaf (ZISWAF) lebih inovatif kedepannya dengan bantuan pemikiran dari para akademisi. Kerja sama ini tertuang dalam nota kesepahaman (MOU) yang dilakukan oleh Akhmad Sodiq selakuwakil rektor bidang akademik dan Bambang Suherman sebagai direktur program pengembangan jaringan dompet dhuafa

Melihat urgensi dari ZISWAF cukup besar pengaruhnya dalam perekonomian di Indonesia maka memerlukan pengelolaan yang profesional dalam memasuki era digital seperti sekarang ini dalam penelolaan dan penerimaannya.

“Dompet Dhuafa memiliki beberapa kegiatan kesehatan, kemudian ada kegiatan pendidikan, kemudian ada kegiatan ekonomi dan sosial, salah satu dari kegiatan tersebut yang cocok dengan pihak kami adalah pendidikan, kemudian bidang ekonominya bisa nanti disalurkan di lab kewirasahaan,” ujar Profesor Dr. Suliyanto selaku wakil rektor bidang akademik.

Profesor Dr. Sluyanto juga menyampaikan bahwa di fakultas ekonomi dan bisnis setiap mahasiswa dan dosen harus masuk pada masing-masing laboratorium termasuk laboratorium syariah dan halal senter, yang mana hal tersebut sejalan dengan dompet dhuafa.

Pentingnya Inovasi Teknologi dalam Pengelolaan ZISWAF di Era Digital

Teknologi informasi di era sekarang ini sudah sangat pesat dan berkembang. Hal tersebut membuat hampir semua lapisan masyarakat menggunakan perlatan digtial untuk mengakses informasi dan pengetahuan.

Fintech merupakan kependakan dari financial technology, adalah layanan inovatif dibidang keuangan yang menggunakan atau memanfaatkan peran teknologi. (Dalam batusangkar international conference; Rizal Fahlefi; Inklusi Keuangan Syariah Melalui Inovasi Fintech di Sektor Filantropi)

Fintech adalah solusi layanan modern yang dapat memberikan kepuasan dan kemudahan kepada pemberi dana. Inovasi tersebut dapat dilakukan lembaga-lembaga pengelola dana ziswaf melalui peluncuran-peluncuran produk fintech dalam hal pengelolaan ziswaf. .(Dalam batusangkar international conference; Rizal Fahlefi; Inklusi Keuangan Syariah Melalui Inovasi Fintech di Sektor Filantropi)

Dengan demikian, digitalisasi layanan melalui teknologi digital sudah semestinya dilakukan oleh lembaga-lembaga pegelola ziswaf, karena akan membantu lembaga-lembaga tersebut dalam memperluas wilayah jangkauann mereka dan memperluas komunitas sasaran.