Program Kebersihan Lingkungan Pemerintah Daerah Tingkatkan Kesadaran Masyarakat dalam Menjaga dan Memelihara Kebersihan Lingkugan

penyerahan penghargaan berupa Sertifikat kepada Kepala Desa dan Camat yang sudah bebas buang air besar sembarangan atau Open Defecation Free (ODF). (Foto; Pemkab Banyumas)

Purwokerto – Penyerahan penghargaan berupa Sertifikat kepada Kepala Desa dan Camat yang sudah bebas buang air besar sembarangan atau Open Defecation Free (ODF). Penyerahan penghargaan dilaksanakan usai upacara Hari Kesehatan Nasional Tingkat Kabupaten Banyumas Selasa (12/11) di Halaman Pendopo Sipanji yang diserahkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas.

“Saat ini 218 Desa dinyatakan ODF dan 26 Desa sudah STBM. Sedangkan untuk kecamatan 1 Kecamatan STBM yaitu Kecamatan Tambak dan 8 Kecamatan ODF yaitu Kecamatan Somagede, Sumpiuh, Wangon, Lumbir, Gemelar, Jatilawang dan Cilongok. Hal ini adalah wujud komitmen pemerintah untuk tercapainya progran nasional yaitu akses universal 100-0-100. 100% air minum, 0% lingkungan kumuh dan 100% stop bebas buang air besar sembarangan,”ujar Agus Nugroho selaku kepala bidang kesehatan masyarakat Banyumas.

“Melalui kegiatan STBM ini, saya berharap bisa meningkatkan kesadaran dan memberdayakan masyarakat mengubah perilaku dari buang air besar sembarangan menjadi buang air besar di jamban sehat. Dinkes saat ini terus gencar untuk melakukan advokasi kepada desa, kecamatan dan masyarakat agar memercepat capaian kabupaten/kota 100 persen OFD hingga 2021 mendatang. Kami juga menggandeng beberapa dinas seperti dinas perikanan dan peternakan dalam program ini,” katanya.

Untuk mewujudkan Banyumas 100 persen ODF pada 2020 mendatang, perlu diwujudkan sanitasi yang baik dan sehat melalui program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Dibutuhkan sinergitas seluruh mitra terkait bersama masyarakat untuk mencapai Banyumas 100 persen ODF pada 2020 mendatang. Hal ini agar strategi pembangunan sanitasi secara komprehensif bisa sistematis dan berkelanjutan.

Pentingnya Menjaga dan Memelihara Kebersihan Lingkungan bagi Masyarakat

Lingkungan yang bersih dan sehat adalah lingkungan yang bebas dari berbagai kotoran, termasuk di antaranya debu, sampah dan bau. Karena proses penularan penyakit disebabkan oleh mikroba, lingkungan yang bersih dan sehat juga berarti harus bebas dari virus, bakteri pathogen dan berbagai vektor penyakit. Lingkungan bersih dan sehat juga harus bebas dari bahan kimia berbahaya. . (Ary Susatyo Nugroho; Pengelolaan Kebersihan Kesehatan Lingkungan Masyarakat Kalicari Kecamaatan Pedurungan Kota Semarang).

Lingkungan bersih dan sehat juga merupakan salah satu modal dasar penting bagi pembangunan manusia Indonesia karena kualitas lingkungan sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu pemerintah bersama-sama dengan masyarakat harus berupaya untuk menciptakan lingkungan menjadi bersih dan sehat. (Ary Susatyo Nugroho; Pengelolaan Kebersihan Kesehatan Lingkungan Masyarakat Kalicari Kecamaatan Pedurungan Kota Semarang).

Hal-hal yang dapat memperlambat proses kelancaran kegiatan kebersihan lingkungan sebagian besar berasal dari masyarakat itu sendiri seperti rendahnya pemahaman sebagian masyarakat tentang kebersihan, kesehatan individu dan kesehatan lingkungan dan Jadwal kegiatan yang terlalu panjang juga dinilai masyarakat terlalu berat sehingga masyarakat merasa jenuh.

Masyarakat seharusnya menjadi ujung tombak yang tajam dalam kegiatan kebersihan lingkungani. Hal tersebut guna menyukseskan kegiatan tersebut supaya berjalan dengan efektif sehingga mampu untuk memberikan dampak yang positif bagi kesehatan masyarakat.

 

Add Comment