TMMD Sasar Pembangunan Jalan

Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III 2017 digelar di Desa Baseh, Kecamatan Kedungbanteng pada Rabu (27/09/2017). Acara dibuka langsung oleh Bupati Banyumas, Achmad Huesin. (Sumber: Pemkab Banyumas).

Kedungbanteng, BANYUMASDAILY.COM ** Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III 2017 digelar di Desa Baseh, Kecamatan Kedungbanteng. Kegiatan yang dilakukan dalam sebulan ke depan itu akan difokuskan salah satunya pada pembangunan infrastruktur.

Dilansir dari laman Pemkab Banyumas, Pasiter Kodim 0701/Banyumas, Kapten Arm Sugeng Supriadi, mengatakan TMMD dengan tema Percepatan Pembangunan Meningkatkan Kemandirian Pangan dan Kesejahteraan Masyarakat tersebut akan berlangsung selama 30 hari ke depan. Kegiatan dimulai Rabu (27/9) dan akan berahir Rabu (26/10). Sasaran kegiatan tersebut adalah kegiatan fisik dan non fisik.

“Kegiatan Fisik dengan sasaran pembangunan jalan rabat beton blok panjang 1.770 meter dengan lebar 2,5 meter dan tebal 12 cm, bedah rumah dan lainya. Sedangkan kegiatan non-fisik akan diisi berbagai kegiatan penyuluhan dari instansi terkait,” kata dia seperti dikutip situs tersebut.

Pembukaan acara TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2017 dilakukan pada Rabu (27/09/2017) di Lapangan Desa Baseh, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas. Acara dibuka langsung oleh Bupati Banyumas, Achmad Huesin.

Pembukaan ditandai dengan penyerahan peralatan kerja kepada perwakilan TNI dan Linmas kemudian dilanjutkan dengan pemukulan gong oleh Bupati didampingi Forkopimda Kabupaten Banyumas.

Saat membacakan sambutan Gubenur, Bupati mengatakan upaya mensejahterakan rakyat menjadi fokus pembangunan. Tujuannya untuk mewujudkan masyarakat yang tercukupi kebutuhan pangan, papan, sandang, kesehatan serta pendidikan.

Dengan tercukupi kebutuhan dasarnya, kesejahteraan masyarakat diharapkan semakin baik dan akan mengurangi berbagai persoalan sosial maupun persoalan kebangsaan.

“Ingat, kemiskinan dan kesenjangan dapat menjadi sumber pemicu masalah sosial. Karena terbelit permasalan ekonomi dan kurang terpenuhi kebutuhannya, timbul kriminalitas, bahkan bisa saja ikut-ikutan suatu gerakan radikalisme yang mengiming-imingi materi berlebih,” kata dia seperti dikutip laman Pemkab.

Upacara pembukaan TMMD diikuti oleh dua peleton Pasukan Kodim 0701/Banyumas, satu Peleton Pasukan Polres Banyumas, Satpol PP Banyumas, Ormas, siswa SMU, SMP dan SD se-Kecamatan Kedungbanteng.

Acara juga dihadiri Komandan Kodim 0701/Banyumas, Letkol Inf Erwin Ekagita Yuana dan Kapolres Blora, AKBP Aziz Andriansyah. Selain itu hadir pula Forkopimda Banyumas, Forkopimcam se-Kabupaten Banyumas, Kades se-Kecamatan Kedungbanteng serta tamu undangan lainnya.