Dua Desa Maju di Tingkat Provinsi

Dua Desa di Kabupaten Banyumas maju lomba tingkat Propinsi Jawa Tengah. Desa Kaliptapen Kecamatan Purwojati akan mengikuti Lomba KB Kesehatan dan Desa Sodagaran Kecamatan Banyumas akan mengikuti Lomba Lingkungan Bersih Sehat (LBS). (Sumber: Pemkab Banyumas)

Purwokerto – Dua Desa di Banyumas maju mewakili kabupaten tersebut dalam ajang tingkat provinsi. Kedua desa tersebut adalah Desa Kalitapen di Kecamatan Purwojati dan Desa Sodogaran di Kecamatan Banyumas. Keduanya akan bersaing dengan daerah lain pada ajang yang berlainan.

Desa Kalitapen Kecamatan Purwojati akan mengikuti Lomba KB Kesehatan. Sedangkan Desa Sodagaran Kecamatan Banyumas akan mengikuti Lomba Lingkungan Bersih Sehat (LBS).

Kepala Desa Kalitapen, Solihin, mengatakan KB Kesehatan di desanya sudah berjalan sangat baik. Menurutnya kesadaran warga akan KB dan masalah kesehatan sudah cukup tinggi. Sebelumnya di wilayah tersebut sudah dilakukan pencanangan Kampung KB.

“Keberhasilan Desa Kalitapen dibuktikan selama 5 tahun terakir tidak ada kematian ibu dan bayi baru lahir (AKI/AKB). Bahkan pria pun sudah ada yang mau KB dengan cara MOP,” kata Solihin dikutip laman Pemkab Banymas belum lama ini.

Kepala Desa Sodagaran, Hadi Mulyono, mengatakan desanya sudah siap untuk bersaing di ajang tersebut. Menurutnya lomba LBS tersebut juga mendorong warga untuk lebih giat menuju pola hidup bersih dan sehat.

Di sisi lain, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Banyumas, Erna Achmad Husein, saat mempimpin rapat persiapan lomba di Ruang Joko Kahiman, Kamis (14/9/2017), mengatakan kedua desa tersebut telah mengikuti beberapa tahapan penilaian. Dari penilaian tersebut berhasil menjadi salah satu nominasi di tingkat Provinsi Jawa Tengah.

“Desa Kalitapen Kecamatan Purwojati sudah masuk 3 besar provinsi dan Desa Sodagaran Kecamatan Banyumas masuk 6 besar provinsi,” kata Erna dikutip situs tersebut.

Dia pun mengapresiasi pengurus PKK Desa Kalitapen dan Sodagaran atas capaian itu. Menurutnya menjadi nominasi ditingkat provinsi bukan hal yang mudah. Capaian tersebut tersebut harus melalui kerja keras mulai dari proses di tingkat RT, RW, Desa, Kecamatan hingga Kabupaten.

“Saya memilki keyakinan, bahwa kedua desa itu bisa menjadi juara ditingkat provinsi setelah melihat prestasi desa lain pada tahun 2016. Di mana Desa Karanglo Kecamatan Cilongok bisa menjadi Juara III Nasional, serta kerja keras dan kekompakan seluruh warga di kedua desa itu,” kata Erna.

Sementara itu Bupati Banyumas, Achmad Husein, berpesan agar lomba berjalan dengan apa adanya. Menurutnya kemenangan bukanlah tujuan dari lomba tersebut.

“Mohon maaf kalo tidak ada yang sepaham dengan saya. Lomba ini adalah untuk memotivasi masyarakat untuk melakukan kegiatan seusai materi lomba. Jangan sampai kita menang tetapi keadaan nyata setelah lomba tidak ada,” kata Bupati dikutip banyumaskab.go.id.

Namun Bupati meminta kepada semua pihak, terutama kepala desa setempat untuk berusaha maksimal, sesuai kondisi yang ada.