Purwokerto Menuju Bebas Kumuh

Deklarasi Purwokerto Bebas Kumuh digelar oleh relawan Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Banyumas. Dihadiri oleh Bupati Banyumas, Achmad Husein Minggu (10/9/2017). (Sumber: Pemkab Banyumas)

Purwokerto Selatan, BANYUMASDAILY.COM ** Melalui peran relawan dan semua pihak, Purwokerto pada 2019 diharapkan sudah bebas kumuh. Belum lama ini Deklarasi Purwokerto Bebas Kumuh digelar oleh relawan Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Banyumas.

Deklarasi dilakukan di Grumbul Sokawera, Kelurahan Berkoh, Purwokerto Selatan, Minggu (10/9/2017). Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Bupati Banyumas, Achmad Husein. Pada kesempatan tersebut bupati juga menginstruksikan kepada jajarannya untuk melakukan upaya penanganan kawasan kumuh yang ada di Kabupaten Banyumas.

“Saya berkomitmen untuk Grumbul Sokawera Kelurahan Berkoh, pada 2018 nanti sudah bebas kumuh,” kata Bupati seperti dikutip laman situs resmi Pemkab Banyumas.

Sementara itu ketua panitia Temu Relawan Kotaku Kabupaten Banyumas, Devie Yuliastuti, mengatakan deklarasi tersebut melibatkan 85 Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) di Kabupaten Banyumas. Dia mengatakan masalah kawasan kumuh sudah menjadi fokus penanganan berbagai pihak. Baik di tingkat nasional, provinsi hingga kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

“Grumbul Sokawera Kelurahan Berkoh dipandang oleh para relawan merupakan daerah kumuh. [Untuk itu] relawan kumpul di sini dalam rangka menjadikan Grumbul Sokawera menjadi tidak kumuh lagi,” kata dia seperti dikutip situs tersebut.

Menurutnya indikator yang digunakan untuk penanganan kawasan kumuh meliputi keteraturan bangunan, jalan, akses air minum, akses sanitasi yang layak, drainase, sistem persampahan, penyediaan ruang terbuka hijau dan sistem proteksi kebakaran.

“Dengan dilandasi semangat kebersamaan, satu tekad, satu langkah, satu tujuan, kami Deklarasikan Gerakan Bersama Kota Purwokerto Bebas Kumuh Tahun 2019. Semoga langkah ini menggelorakan semangat seluruh warga kota untuk bersama-sama menciptakan kawasan sehat tanpa kumuh,” kata dia.