FDS Dicabut, Perbup Disiapkan

Bupati Banyumas, Achmad Husein, mencabut kebijakan full day school (FDS). Bupati Banyumas mengambil kebijakan itu setelah terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) pada Rabu (06/09/2017). (Sumber: Pemkab Banyumas)

Bupati Banyumas, Achmad Husein, mencabut kebijakan full day school (FDS). Bupati juga akan segera mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) terkait kebijakan tersebut. Hal itu disampaikan melalui Surat Edaran (SE) No. 423.5/3709/2017 tentang Pelaksanaan Hari Sekolah pada Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Banyumas.

Diberitakan di website pemerintah setempat, Bupati Banyumas mengambil kebijakan itu setelah terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) pada Rabu (06/09/2017). Bupati kemudian merespons Perpres tersebut dengan mengeluarkan SE untuk mengembalikan sistem 6 hari kerja pada sekolah.

“Aspirasi dari berbagai elemen kami serap dan kami komunikasikan dengan kepala sekolah. Saya minta waktu satu bulan. Tidak lama, hari Rabu kemarin keluar Perpres, maka kami respons cepat sehingga di hari itu langsung kami keluarkan surat edaran untuk mengembalikan ke 6 hari kerja,” kata Achmad Husein, seperti dikutip laman Pemkab Banyumas.

Menurut Bupati, Perpres No. 87 Tahun 2017 tentang kebijakan full day school, memiliki kecenderungan untuk mengedepankan sekolah masuk 6 hari kerja. Sementara berbagai aspirasi warga Banyumas juga muncul yang menyatakan keberatan dengan adanya FDS.

Dia mengatakan sekolah yang ingin tetap menerapkan FDS wajib mempertimbangkan kecukupan pendidik dan tenaga kependidikan, ketersediaan sarana prasarana, kearifan lokal serta mempertimbangkan pendapat tokoh masyarakat atau agama di luar komite sekolah.

“Dalam perpres ini, FDS tidak bisa dilaksanakan begitu saja. Sekarang beda, lebih ketat, sekolah kalau mau menjalankan FDS harus memenuhi syarat,” kata dia.

Dalam waktu dekat pemerintah akan mengeluarkan Perbup terkait kebijakan tersebut. Bupati akan menyertakan banyak pihak dalam persiapan pembuatan peraturan tersebut. Baik dari tokoh pendidikan maupun kebudayaan. Nantinya juga akan memprioritaskan pandangan dari organisasi keagamaan di Banyumas. Dia berharap Perbup yang dihasilkan tidak menjadi polemik baru di masyarakat.

Sementara Perbup terkait FDS tersebut disiapkan, semua sekolah baik negeri maupun swasta yang menjalankan FDS dikembalikan ke 6 hari kerja.