BPBD Banyumas Kirim Air Bersih ke Beberapa Desa

BPBD Kabupaten Banyumas mengirimkan dua tangki air bersih berkapasitas 5000 liter. (Sumber: Pemkab Banyumas).

Banyumas, BANYUMASDAILY.COM ** Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas melakukan pengiriman air bersih ke sejumlah desa yang terdampak musim kemarau. Setidaknya ada 12 desa yang sudah mengajukan permintaan air bersih.

Seperti diberitakan laman resmi Pemkab Banyumas, Kepala BPBD Banyumas, Prasetyo Budi Widodo, mengatakan hingga Selasa (5/9), pihaknya sudah mengirimkan air bersih kepada masyarakat di beberapa desa yang membutuhkan.

Prasetyo mengatakan pihaknya telah menerima permintaan pengiriman air bersih dari 12 desa. Keduabelas desa tersebut di antaranya Desa Pengadegan, Kecamatan Wangon; Desa Suro dan Srowot, Kecamatan Kalibagor; Desa Klinting, Kecamatan Somagede; Desa Nusadadi dan Desa Kebokura, Kecamatan Sumpiuh; Desa Plangkapan, Kecamatan Tambak dan Desa Karanganyar, Kecamatan Patikraja.

“Pemerintah desa di 12 desa tersebut sudah mengajukan permintaan melalui sambungan telepon atau pesan pendek ke petugas BPBD. Namun agar mempunyai legalitas, kami minta agar mereka membuat surat resmi, sehingga kami bisa segera menindaklanjuti, kalo hanya pesan singkat takut ada orang iseng saja”, jelasnya seperti dikutip situs Pemkab Banyumas, Selasa.

Menurut Prasetyo, BPBD menyiapkan dua mobil tangki untuk kegiatan pengiriman air bersih tersebut. Masing-masing tangki memiliki kapasitas 5.000 liter. Kegiatan pengiriman air bersih pun akan dilakukan secara bergiliran, sebab keterbatasan armada.

Prasetyo menambahkan BPBD masih memiliki stok ketersediaan air hingga 500 tangki. Sedangkan jumlah desa yang mengajukan permintaan pengiriman air. Diperkirakan akan terus bertambah sebab musim kemarau diperkirakan masih berlangsung sekitar dua bulan lagi.

Sebagai antisipasi pemenuhan kebutuhan air bersih, ke depan BPBD juga akan mengandeng perusahaan swasta maupun BPBD Provinsi. “Apabila anggaran kami sudah habis, kami akan minta bantaun Pemerintah Provinsi maupun swasta,” kata dia.

Dia berharap kepada perusahaan-perusahaan swasta, dapat menyalurkan program CSR-nya untuk kegiatan pengiriman air bersih kepada warga yang membutuhkan.