Pembangunan Akses Jalan Diharapkan Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

Bupati Banyumas Achmad Husein saat meninjau pembangunan akses jalan menuju Jembatan Linggamas di Desa Petir Kecamatan Kalibagor, Rabu (06/09/2017). (Sumber: Pemkab Banyumas)

Kalibagor, BANYUMASDAILY.COM ** Pembangunan akses jalan menuju Jembatan Linggamas di Desa Petir Kecamatan Kalibagor. Selain Desa Petir, akses jalan juga melewati Desa Sokaraja Kidul Kecamatan Sokaraja. Pembangunan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pertubuhan ekonomi masyarakat.

Pembangunan jalan tersebut ditargetkan akan selesai pada akhir tahun 2017. Hal itu diungkapkan Bupati Banyumas Achmad Husein saat meninjau pembangunan akses jalan yang sedang dalam taraf pembangunan, Rabu (06/09/2017).

“Pembangunan jalan ini akan menjadi momentum bagi pertumbuhan ekonomi karena jalan ini akan menjadi akses menuju Bandara Sudirman (Wirasaba) yang akan selesai tahun 2018” kata Achmad Husein seperti dikutip dari laman Pemkab Banyumas.

Achmad Husein juga menegaskan jika selama pembangunan pihaknya akan mengawal sehingga pengerjaannya selesai tepat waktu.

“Selama empat bulan nanti kan jalan ditutup, jadi aktifitas pasti terganggu. Akses masyarakat mengalami kesusahan, sehingga saya akan mengawal betul agar pekerjaan tidak mengalami hambatan, dan selesai tepat waktu,” kata Bupati.

Target empat bulan pembangunan juga diamini oleh Kadis PU Kabupaten Banyumas. “Kita targetkan pekerjaan selesai dalam 120 hari atau awal bulan Desember, akhir bulan Desember kita harapkan sudah selesai total,” ungkap Kepala Dinas pekerjaan Umum Irawadi.

Irawadi juga mengatakan jika pembangunan jalan akan menggunakan konstruksi beton. Sedangkan anggaran yang digelontorkan untuk pembangunan fisik menggunakan dana bantuan gubernur (Bangub) sebesar Rp 15 miliar.

Irawadi menambahkan, selain pembangunan jalan, nantinya juga akan dibangun dua jembatan. Jalan akses baru itu nantinya akan memiliki akses masuk dari Jalan Jenderal Gatot Subroto Sokaraja, tepatnya di jalan menuju Lapangan Sriwijaya atau yang biasanya disebut warga Jembatan Tramp.

“Dari jalan baru itu, nantinya akan menuju Desa Petir di Kecamatan Kalibagor, dan dari Desa Petir akan bertemu dengan ruas Jalan akses Linggamas yang sudah lebih dahulu dibangun,” lanjutnya.

Sebelumnya warga Desa Petir mengalami keterisolasian akibat minimnya akses dari maupun keluar desa. Sunarti warga Desa Petir mengaku sangat mendukung program pemerintah tersebut, karena akan mengingkatkan kesejahteraan masyarakat di desanya.

“Kami sangat mendukung pembangunan ini, kami sudah menerima sosialisasi baik dari Desa, Kecamatan maupun Kabupaten. Ini berkah bagi kami, karena sebelum ada jembatan Linggamas desa kami terisolir,” katanya.