Program Penambahan Gizi Bagi Warga Miskin Buat Banyumas Turunkan Angka Kemiskinan

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (sumber; Kedaipena.com)

Banyumas, JOGJADAILY.COM ** Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab Banyumas) untuk menyejahterakan warganya mendapatkan respond dan apresiasi positif dari Gubernur Jawa Tengah, Gnjar Pranowo. Banyumas sedang berupaya menanggulangi kemiskinan denganprogram penambahan gizi dan kalori bagi warga miskin.

“Saya terima kasih karena kabupaten punya cara tersendiri untuk menanggulangi kemiskinan dan cukup kreatif,” jelas Ganjar seperti dikutip dari laman web Pemkab Banyumas.

Gubernur mencontohkan upaya penanggulangan kemiskinan yang dilakukan Pemkab Banyumas, dengan cara penambahan gizi dan kalori bagi warga miskin.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS)Provinsi Jawa Tengah, Margoyono, mengatakan selama Periode 2011-2016 Kabupaten Banyumas mampu menurunkan angka kemiskinan sebesar 3,59 hal ini membuat Banyumas berada di atas angka nasional 1,27 dan Jateng 2,14.

“Mekipun penduduk miskin masih cukup tinggi, tetapi progres penurunan perlu mendapat perhatian dan perlu upaya yang terus menerus,” jelas Margoyono.

Data statistik juga mencatat bahwa Kabupaten Banyumas menunjukan kinerja yang baik dengan indikasi yang terukur. Seperti Indek Pembangunan Manusia Banyumas berada diatas IPM Jateng 6,49. “IPM diukur dari harapan hidup, kesehatan, pendidikan dan daya beli,” kata Margoyono.

Pertumbuhan Ekonomi Banyumas juga diatas nasional dan Jawa Tengah yaitu 6,12. Hal ini ditopang dengan adanya industri pengolahan secara luas, pertanian dan kontruksi. Sedangkan Inflasinya terendah di Eks Karesidenan Banyumas.

Keberhasilan perencanaan, dan meningkatnya indikator indek pembangunan mengantarkan Banyumas, meraih penghargaan Pangripta Nusantara. Untuk tahun 2016 menjadi 10 besar Nasional dan tahun 2017 kembali di evaluasi oleh Tim Tingkat Nasional.