Kenakalan Remaja Meningkat, Peneliti PSR-PS Cilacap: Mereka Kurang Perhatian Keluarga

One Day One Juz Cilacap, salah satu komunitas positif bagi anak dan remaja. (Foto: ODOJ Cilacap)
One Day One Juz Cilacap, salah satu komunitas positif bagi anak dan remaja. (Foto: ODOJ Cilacap)

Cilacap, BANYUMAS DAILY ** Berbagai kenakalan remaja, seperti pencurian, kasus narkoba serta kasus seksual lain yang terjadi di Kabupaten Cilacap terus meningkat dari tahun ke tahun. Untuk mengantisipasinya, peran orangtua dinilai sangat penting.

Peneliti Pusat Studi Remaja dan Perubahan Sosial (PSR-PS) Cilacap, Prih Setyorini, berpandangan, peran orangtua sangat diharapkan dalam mengawasi anak-anaknya agar masa depan remaja tidak terpengaruh oleh Narkoba, apalagi pergaulan bebas dan pencurian.

“Beberapa kasus kenakalan remaja kita rata-rata mereka mengaku kurang mendapat perhatian dari keluarga,” ujarnya, beberapa waktu lalu, di kantornya.

Divisi Pemberdayaan Anak dan Remaja pada PSR-PS tersebut menekankan peran orangtua, seperti pengawasan lingkungan pergaulan anak-anak, khususnya para remaja yang masih usia sekolah. Menurutnya, tidak seluruh tanggung jawab mengatasi kenakalan remaja diserahkan kepada sekolah, atau kepolisian.

“Untuk meminimalisasi kenakalan remaja, kita sebagai bagian dari mereka wajib melalukan pembinaan terhadap anak dari pengaruh negatif. Oleh karena itu, kita berharap orangtua lebih berperan aktif, dengan sungguh-sungguh mengawasi dan memperhatikan pergaulan anak-anak selama berada di luar rumah,” terang Prih.

Pemberdayaan Anak dan Remaja

Peneliti Pusat Studi Remaja dan Perubahan Sosial (PSR-PS) Cilacap, Prih Setyorini. (Foto: Dokumentasi Pribadi)
Peneliti Pusat Studi Remaja dan Perubahan Sosial (PSR-PS) Cilacap, Prih Setyorini. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

PSR-PS adalah Lembaga Swadaya Masyarakat yang concern di bidang pemberdayaan anak dan remaja yang edukatif dan rekreatif dalam upayanya melejitkan potensi anak dan remaja untuk lebih mandiri dan tangguh melewati zaman.

Upaya PSR-PS dalam mendorong partisipasi aktif orangtua melakukan pengawasan pada anak melalui seminar, workshop, dialog interaktif, dan pendampingan. Selain itu, PSR-PS membuat kampanye cerdas, mendidik anak usia remaja.