Eny Kusumaningrum, Penyebar Virus Wirausaha dan Penggagas Cilacap Kota Industri Kreatif

Eny Kusumaningrum. (Foto: Dokumentasi Pribadi)
Eny Kusumaningrum. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Cilacap Tengah, BANYUMAS DAILY ** Kabupaten Cilacap memiliki potensi sumberdaya alam yang luar biasa. Membentangnya laut serta dataran dan pegunungan yang cukup luas dapat menjadi modal utama kepariwisataan Cilacap. Selain itu, Cilacap merupakan kawasan industri yang ditempati perusahaan-perusahaan raksasa, seperti Pertamina, PLTU, Holcim, Gula Rainasi, Pelindo III, Bogasari, dan masih banyak lagi.

“Saya bercita-cita, Cilacap menjadi pusat industri yang berbasis kearifan lokal,” ujar Eny Kusumaningrum, Jumat (28/10/2016), di kediamannya.

Tokoh Cilacap yang satu ini telah malang melintang di dunia bisnis. Ia adalah penyebar virus wirausaha, terutama kepada kaum muda, dan penggagas Cilacap sebagai Kota Industri Kreatif. Eny pemilik PT Intan Persada Indoprima dan Ketua Umum Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Cilacap.

Bersama HIPMI, semangat kewirausahaan ia tularkan bagi pemuda dan pelajar melalui Program Go to School dan Go to Campus. Selain itu, bermitra dengan stakeholder sebagai pendamping Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), menjadi mitra perbankan dalam hal permodalan, memfasilitasi net working HIPMI untuk bersama-sama memajukan UMKM.

“Kami mengajak semua elemen untuk fokus pada peluang dan tantangan yang ada di Kabupaten Cilacap, bisa memajukan Kabupaten Cilacap dengan potensi yang ada, bersama-sama,” tutur wirausaha yang memiliki moto ‘pengusaha pejuang pejuang pengusaha’ tersebut.

Apalagi, sambungnya, sekarang ini era teknologi informasi, di mana hampir semua kegiatan menggunakan fasilitas online.

“Dunia online buat HIPMI dan perusahaan sangat penting; sangat membantu dalam kemajuan dan kesuksesan berusaha. Media sosial sebagai ajang promosi bagi para pengusaha mengefisienkan waktu dan mendapatkan target yang optimal untuk usahanya,” ucap perempuan yang selalu ingin memberi manfaat bagi orang banyak, baik sebagai individu maupun sebagai Ketua Umum HIPMI itu.

Untuk itu, Eny berharap dapat menciptakan industri kreatif agar membuka lapangan pekerjaan. Selanjutnya, ia berupaya mengubah mind set pemuda dan pelajar untuk bisa mandiri, setelah menyelesaikan jenjang pendikannya.

Sumpah Pemuda dan Kreativitas

Pada Hari Sumpah Pemuda, Eny berpesan agar tidak hanya diperingati sebagai rutinitas tahunan, tetapi selaku anak muda Indonesia, secara kreatif bisa mengembangkan potensi diri menjadi pribadi yang mandiri, tidak cengeng, tanggap terhadap semua perubahan zaman, dan terus semangat.

“Satu lagi, harus bangga menjadi pemuda Indonesia yang bertumpah darah satu, berbangsa satu, dan menjunjung bahasa persatuan satu, Indonesia,” pungkas istri dari Hari Budhi Prasetyo, serta ibu dari Maura Zein Daniaharry dan Mohammad Lazuardy Raka Kusuma ini.